BOGOR – Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Jambore Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor 2026 yang menjadi agenda penguatan kapasitas dan sinergi antar-pemerintah desa.
Persiapan kegiatan tersebut dimatangkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor melalui rapat kerja yang membahas agenda strategis organisasi, evaluasi program, serta rencana kerja untuk periode berikutnya.
Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bogor Abdul Azis Anwar mengatakan, Jambore Apdesi yang telah berlangsung sejak 2022 merupakan kegiatan pertama di Indonesia yang bertujuan memperluas ruang kolaborasi, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempererat hubungan antar-pemerintah desa.
“Insya Allah tahun ini Jambore Apdesi Kabupaten Bogor akan dipusatkan di Bogor Timur, yaitu di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur. Penyelengaraannya menjadi pembahasan strategis dalam Rapat Kerja DPC Apdesi Kabupaten Bogor Tahun 2026,” ujar Abdul Azis Anwar, sebagaimana diberitakan Radar Depok, Senin (03/08/2026).
Rapat kerja tersebut berlangsung di Enchanting Valley by Taman Safari, Kecamatan Cisarua, pada Jumat (31/07/2026). Kegiatan itu diikuti pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan 39 Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Apdesi Kabupaten Bogor.
Dalam pertemuan tersebut, Apdesi juga melakukan evaluasi terhadap sejumlah program yang telah berjalan, termasuk pelaksanaan Jambore Apdesi 2025, program satu desa satu sarjana, Desa Bersinar atau desa bersih dari narkoba, serta pelaporan bantuan bagi korban bencana alam di Aceh pada April 2026.
Bantuan tersebut dihimpun dari anggota DPC Apdesi Kabupaten Bogor yang mencakup 416 desa di 39 kecamatan. Dana bantuan diarahkan untuk mendukung proses pemulihan (recovery) masyarakat terdampak melalui pembangunan 20 unit sumur bor serta fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).
Menurut Abdul Azis, evaluasi program diperlukan agar setiap kegiatan organisasi memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan dapat menjadi dasar penyusunan agenda selanjutnya.
“Pelaporan dan evaluasi diperlukan, supaya setiap program organisasi memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan menjadi dasar penyusunan agenda program berikutnya,” katanya.
Melalui pelaksanaan Jambore Apdesi 2026, organisasi pemerintah desa di Kabupaten Bogor diharapkan semakin solid dalam menjalankan program pelayanan masyarakat, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan inovasi pembangunan desa secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara