Infrastruktur Desa Melesat, TMMD 128 Selayar Tuntas 100 Persen

KEPULAUAN SELAYAR Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Kepulauan Selayar resmi menuntaskan seluruh sasaran pembangunan fisik dan nonfisik dengan capaian 100 persen. Hasil program tersebut kini mulai dirasakan masyarakat desa melalui tersedianya akses jalan pertanian, rumah layak huni, fasilitas air bersih, hingga rehabilitasi rumah ibadah.

Pelaksanaan TMMD yang dipusatkan di Desa Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, berlangsung melalui kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan masyarakat. Program ini berfokus pada percepatan pembangunan pedesaan sekaligus peningkatan kesejahteraan warga.

Salah satu capaian utama program tersebut adalah pembukaan jalan pertanian sepanjang 3,35 kilometer dengan lebar 5 meter yang menghubungkan Lapangan Sukadin di Desa Batangmata Sapo menuju kawasan pesisir timur yang berbatasan dengan Desa Balang Butung. Selain itu, pembangunan jalan pertanian sepanjang 1,2 kilometer juga berhasil diselesaikan di Desa Tamalanrea.

Tidak hanya infrastruktur jalan, Satuan Tugas (Satgas) TMMD juga menuntaskan pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilengkapi fasilitas toilet dan kamar mandi. Rumah-rumah tersebut tersebar di Desa Kahu-Kahu, Desa Tamalanrea, dan Desa Batangmata Sapo.

Di Desa Tamalanrea, program TMMD turut menghadirkan lima fasilitas air bersih berupa menara penampungan dan tangki cadangan guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi saat terjadi pemadaman listrik.

Sementara itu, rehabilitasi masjid di Dusun Sukadin, Desa Batangmata Sapo, juga telah rampung sepenuhnya. Bangunan yang sebelumnya belum selesai akibat keterbatasan anggaran kini telah dilengkapi kubah, pintu, jendela, tempat wudu, lantai keramik, plafon, serta instalasi listrik dan penerangan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1415/Selayar, Yudo Harianto, mengatakan seluruh target program dapat diselesaikan sesuai jadwal berkat dukungan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, semua target fisik dan non-fisik TMMD ke-128 telah tercapai 100 persen. Ini adalah hasil kerja sama yang sangat baik antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat, yang telah bekerja sama untuk memastikan keberhasilan program TMMD,” kata dia, pada Rabu (20 Mei 2026), sebagaimana diberitakan Media Selayar, Rabu (20/05/2026).

Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.

“Kami berharap semua proyek pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dipelihara bersama sehingga penggunaannya berlangsung dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, ketertiban dan keamanan masyarakat, serta pendidikan sosial. Program tersebut ditujukan untuk mendorong lahirnya desa-desa yang lebih mandiri dan berkembang.

Upacara penutupan TMMD ke-128 dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5/2026). Lokasi kegiatan yang semula direncanakan di Lapangan Sukadin dipindahkan ke Lapangan Gelora Batangmata setelah area sebelumnya terdampak genangan akibat hujan lebat dalam beberapa hari terakhir. Dengan berakhirnya program ini, masyarakat di sejumlah desa di Kepulauan Selayar kini memiliki akses dan fasilitas yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF 📄TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF 📄ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF 📄MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *