PURBALINGGA – Percepatan pembangunan jalan desa dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, ditopang penggunaan alat molen yang menjadi kunci efisiensi pekerjaan pengecoran. Pemanfaatan alat ini dinilai mampu mempercepat proses sekaligus menjaga kualitas konstruksi jalan yang tengah dikerjakan.
Di lokasi kegiatan, molen digunakan untuk mencampur material seperti semen, pasir, dan kerikil secara merata sehingga menghasilkan adukan yang lebih kuat dan tahan lama. Kehadiran alat ini mempercepat pengerjaan jalan yang sebelumnya bergantung pada metode manual.
Salah satu operator molen, Rusdi, menyebut penggunaan alat tersebut sangat membantu pekerjaan di lapangan. “Molen ini jadi solusi utama untuk percepatan pembangunan. Kalau manual, tentu akan memakan waktu lebih lama dan tenaga lebih besar,” ujarnya sebagaimana dilansir Mjnews, Selasa (05/05/2026).
Ia menambahkan bahwa kualitas hasil adukan juga lebih terjamin dengan penggunaan molen. “Dengan menggunakan molen sebagai alat aduk, tentunya kualitas hasil adukan akan lebih matang dan merata, sehingga hasil pengecoran jalan akan lebih kuat dan keras serta jalan dapat digunakan bertahan jangka panjang,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan TMMD, Anwar, menjelaskan bahwa penggunaan alat tersebut turut mendukung efektivitas kerja di lapangan. “Dengan dukungan alat seperti molen, pembangunan yang sebelumnya terasa berat kini bisa diselesaikan lebih cepat, tepat, dan berkualitas. Program TMMD kali ini memang membawa perubahan nyata,” jelasnya.
Program TMMD ke-128 sendiri merupakan kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pembangunan infrastruktur desa. Selain mempercepat pembangunan jalan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong antara warga dan aparat di lapangan.
Keberadaan akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara