Akses Terisolasi Terjawab, Jembatan Desa Simpang Mulai Dikerjakan

SELUMA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma menjadwalkan penandaan awal pembangunan jembatan gantung di Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, sebagai langkah strategis membuka akses vital masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi prioritas karena selama ini jembatan menjadi jalur utama penghubung aktivitas warga, mulai dari pendidikan hingga distribusi hasil pertanian. Proyek ini dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dengan nilai anggaran Rp3,2 miliar.

Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan akses yang aman dan layak. “Insyaallah Senin kita lakukan titik nol pembangunan jembatan gantung Desa Simpang,” ujarnya sebagaimana diberitakan Tribun Bengkulu, Sabtu, (02/05/2026).

Ia menjelaskan, jembatan yang akan dibangun memiliki panjang 42 meter dengan lebar 2,2 meter sehingga dapat digunakan secara aman oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. “Jembatan yang akan dibangun memiliki panjang 42 meter dengan lebar 2,2 meter, sehingga sangat aman dilalui masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi akses utama warga untuk menuju pusat kabupaten serta mendukung mobilitas hasil pertanian dan perkebunan. “Jembatan ini sangat penting, karena menjadi akses utama masyarakat, baik untuk pendidikan, ke pusat kabupaten, maupun untuk mengangkut hasil pertanian,” jelasnya.

Pemkab Seluma berharap pembangunan ini dapat mengatasi kendala akses yang selama ini dihadapi masyarakat Desa Simpang, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Seluma Utara.

Selain memperlancar mobilitas, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat melalui distribusi hasil produksi yang lebih efisien. “Kita berharap dengan dibangunnya jembatan ini, akses masyarakat tidak lagi terkendala dan perekonomian masyarakat bisa meningkat,” tutupnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

RI-Malaysia Dorong Kewirausahaan dan Pariwisata Perdesaan

PDF đź“„JAKARTA – Indonesia dan Malaysia memperluas kerja sama pembangunan perdesaan melalui penandatanganan nota kesepahaman …

Koperasi Desa hingga Hilirisasi Masuk Agenda Penguatan Ekonomi

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menempatkan pemenuhan pangan, penanganan kelaparan anak, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta penciptaan …

28.626 Manajer KDKMP Lulus, Penempatan Dikebut

PDF đź“„JAKARTA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memasuki tahap persiapan operasional setelah Kementerian Koperasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *