UDAYANA DESA NUSANTARA Universitas Udayana meluncurkan inovasi pengembangan Desa Wisata berbasis akuakultur ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan sektor pariwisata di daerah melalui integrasi antara pariwisata dan budidaya ikan hias bernilai tinggi. Dengan mengusung konsep “eduwisata berbasis akuakultur”, Desa Galungan diarahkan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Model pengembangan ini menitikberatkan pada pemanfaatan potensi lokal. Desa Galungan memiliki sumber air yang melimpah dan kondisi lingkungan yang cocok untuk budidaya ikan koi. Melalui pendampingan akademik dan teknologi dari Universitas Udayana, masyarakat desa akan mendapatkan pelatihan mengenai manajemen kolam, teknik pembenihan koi, pemasaran digital, serta strategi pengemasan wisata edukatif.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi pedesaan berbasis potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan. Diharapkan, Desa Galungan dapat menjadi contoh implementasi nyata dari kolaborasi antara dunia akademik, masyarakat, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem desa wisata di Bali Utara.
Dengan adanya integrasi antara pariwisata dan akuakultur koi, Desa Galungan diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik pada konsep wisata edukasi, budaya, dan ekologi.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara