Permendes KDMP Segera Terbit, Desa Bersiap Akses Pinjaman

Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mulai melakukan serangkaian kunjungan pembelajaran pengembangan desa untuk menyambut penerbitan regulasi baru yang dinilai dapat merevolusi akses pembiayaan ekonomi pedesaan.

Regulasi tersebut adalah Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Permendes) yang akan mengatur secara khusus mekanisme jaminan pinjaman Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebagaimana disampaikan langsung oleh Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, di Jakarta.

“Saya maunya akhir Agustus sudah selesai, tapi tentu menyesuaikan proses harmonisasi lintas kementerian,” ujar Yandri, mengacu pada regulasi yang mengatur tata cara, kewajiban, serta siklus pengambilan keputusan di KDMP yang bersinergi dengan PMK Nomor 49 Tahun 2025.

Sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan, Pemkab melalui DPMD mulai menjajaki skema pembelajaran kolaboratif lintas desa, dengan melibatkan kepala desa, BUMDes, dan pengurus KDMP. Kunjungan ini tak sekadar studi banding, namun juga bagian dari uji kesiapan struktur kelembagaan desa dalam mengelola akses pinjaman berbasis dana desa secara akuntabel dan produktif.

“Kami tidak ingin desa sekadar menerima dana. Kami ingin mereka menjadi pengelola ekonomi. Melalui KDMP, dana desa dapat digunakan sebagai leverage untuk kegiatan usaha kolektif, tentu dengan tata kelola yang kuat,” ujar seorang pejabat DPMD yang ikut dalam rombongan.

Melalui mekanisme baru ini, KDMP diharapkan menjadi instrumen keuangan mikro desa yang bukan hanya mengandalkan bantuan, melainkan mampu mengakses pembiayaan formal dengan tanggung jawab kolektif.

Di dalam draf Permendes disebutkan, setiap proposal bisnis KDMP akan disetujui oleh kepala desa melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), memberikan kontrol partisipatif kepada masyarakat desa dan menjamin transparansi pengambilan keputusan.

Upaya ini menjadi bagian dari dorongan pemerintah pusat untuk mentransformasikan desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus membangun kultur kemandirian dan profesionalisme dalam pengelolaan dana publik.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Desa Menden Jadi Laboratorium Pupuk Organik Mahasiswa UNY

PDF đź“„KLATEN – Inovasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis pertanian berkelanjutan mulai dikembangkan di Desa …

TMMD 128 Pati Tak Hanya Bangun Jalan, Tapi Juga Tugu Sejarah

PDF đź“„PATI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa …

Sepak Bola Desa Silirejo Jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Warga

PDF đź“„KAJEN – Turnamen Sepak Bola Silirejo Cup 2026 di Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *