SEBANYAK 10.000 perangkat desa, RT, dan RW di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Program ini digulirkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai langkah konkret dalam memperkuat daya beli dan menstabilkan ekonomi pasca-pandemi.
Evi Haliyati Rachmat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang, menyebutkan bahwa setiap penerima mendapatkan BSU sebesar Rp600.000, yang disalurkan mulai Jumat (04/07/2025) hingga akhir bulan melalui Kantor Pos dan Bank Himbara.
Perangkat desa, RT, dan RW memainkan peran vital dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat akar rumput. Dengan tekanan ekonomi global dan dampak berkepanjangan pandemi, dukungan ini dianggap sebagai angin segar bagi perekonomian rumah tangga mereka.
Ahmad Yani, Asisten III Setda Provinsi Kepulauan Babel, menyampaikan bahwa BSU menjadi stimulus penting untuk menjaga konsumsi masyarakat dan membantu menekan potensi inflasi.
Pemerintah daerah menyebutkan bahwa secara makro, ekonomi Kepulauan Babel mulai menunjukkan tren positif. Bahkan pada Juni 2025, daerah ini tercatat mengalami deflasi, sebuah indikator bahwa kestabilan harga sudah mulai terjaga.
BSU diharapkan dapat semakin memperkuat kondisi tersebut, sekaligus menjadi batu loncatan menuju program strategis nasional berikutnya, seperti Koperasi Merah Putih, yang akan digulirkan dalam waktu dekat untuk memberdayakan masyarakat secara kolektif.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara