Abdul Rauf Malaganni Ajak Warga Gowa Akhiri Sekat Politik

Bupati Darmawangsyah Muin menargetkan percepatan program pembangunan Gowa melalui sistem satu komando dan program audiensi mingguan yang membuka akses warga menyampaikan keluhan secara langsung.

GOWA – Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menargetkan program visi dan misi pemerintahannya yang dirancang untuk lima tahun dapat direalisasikan secara maksimal dalam tiga tahun ke depan. Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, ia menekankan penerapan sistem satu komando di seluruh jajaran pemerintahan serta membuka ruang pengaduan masyarakat melalui program Gowa Mendengar.

Rencana tersebut disampaikan Darmawangsyah dalam kegiatan silaturahmi dan syukuran kepemimpinan Kabupaten Gowa yang digelar di kediaman Abdul Rauf Malaganni, Senin (2/11/2026). Pertemuan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, hingga perangkat rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW).

Dalam kesempatan tersebut, Darmawangsyah meminta seluruh aparatur dan masyarakat memberikan dukungan terhadap program pembangunan daerah. Ia menilai kerja sama dan kolaborasi menjadi faktor penting untuk mewujudkan kemajuan Gowa.

“Kita semua, bagi saya, adalah keluarga besar dari Darmawangsyah Muin. Kita semua adalah keluarga besar dari pemerintah Kabupaten Gowa. Oleh karena itu, saudara-saudaraku sekalian, bantuka’, doakanka’. Kalau bukan kita yang bantu pemimpin kita, maka tentu kejayaan itu tidak akan bisa kembali. Tetapi kalau kita mampu bekerjasama, berkolaborasi, dengan hati yang tulus ikhlas untuk melihat kemajuan Kabupaten Gowa, Insya Allah bersama kita akan mampu mengembalikan kejayaan Gowa di masa lalu untuk kita wujudkan di masa sekarang ini,” ujar Darmawangsyah.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan agar menjalankan kebijakan secara terkoordinasi, mulai dari tingkat lingkungan hingga perangkat daerah. Sistem satu komando tersebut, menurutnya, diperlukan agar setiap arahan dapat segera ditindaklanjuti.

“Satu komando, loyalitas tegak lurus. Kalau kita istilahnya bupati ke presiden merah putih. Nah, sekarang mulai RT, RW, kepala lingkungan, kepala dusun, lurah, camat, hingga kepala dinas, ayo merah putih terhadap satu komando itu. Ada satu perintah langsung dilaksanakan,” tegasnya.

Selain penguatan koordinasi birokrasi, Darmawangsyah memperkenalkan program Gowa Mendengar sebagai saluran komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui program tersebut, ia menyediakan waktu audiensi setiap Senin pukul 08.00 hingga 09.00 Wita di rumah jabatan atau kantor.

Program itu dirancang untuk menerima sekitar 200 perwakilan masyarakat dan tokoh pemerintahan dari kecamatan yang dijadwalkan secara bergantian setiap pekan. Melalui mekanisme tersebut, warga diharapkan dapat menyampaikan keluhan dan kebutuhan secara langsung kepada kepala daerah.

“Setiap hari Senin jam 8 sampai jam 9, saya terima audiens tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh pemerintahan, 200 orang per kecamatan per satu minggu supaya bisa disampaikan langsung apa keluhan mereka. Jadi misalnya Kecamatan Pallangga, Senin ini. Senin depan, Somba Opu. Senin depan, Bajeng lagi. Senin depan, Tompobullu lagi. Nanti diatur dengan baik,” tutup Darmawangsyah penuh optimistis.

Dukungan terhadap kepemimpinan Darmawangsyah juga disampaikan Abdul Rauf Malaganni, mantan Wakil Bupati Gowa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh kepala daerah, tetapi juga bergantung pada kekompakan seluruh aparatur hingga tingkat paling bawah.

“Karena tidak akan mungkin bisa sukses kalau tanpa didukung oleh aparatnya di bawah. Ya seperti tadi disampaikan mulai dari RT, RW, kepala dusun, lingkungan, desa, kelurahan, camat, sampai Kadis, kepala badan. Oleh karena itu, kebersamaan, kekompakan, itu yang paling penting untuk bisa sukses dalam memerintah,” ujar Abdul Rauf.

Ia juga mengajak masyarakat mengakhiri perbedaan pilihan politik setelah kontestasi pemilihan kepala daerah. Menurutnya, pemerintah harus merangkul seluruh kelompok masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan dukungan bersama.

“Tadi Bupati Gowa sudah menyampaikan bahwa semua yang hadir ini adalah keluarga saya. Artinya, bupati ini tidak membeda-bedakan. Di dalam memimpin suatu daerah itu, memang harus ada kebersamaan. Tidak boleh ada kata bahwa ‘tidak mendukung. Akhiri sekat politik, pemimpin tak bisa berjalan sendiri untuk majukan Gowa,” terangnya.

Abdul Rauf optimistis program pembangunan dapat berjalan sesuai harapan apabila mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia secara khusus berharap target kepemimpinan dalam sisa masa jabatan tiga tahun dua bulan dapat diwujudkan.

“ Mari kita bantu, mari kita dukung Bupati Gowa agar apa yang dia inginkan, yang akan dilaksanakan, bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Gowa. Tentu bupati akan melihat daripada janji-janji politiknya. Itu yang akan dia kerjakan ke depan. Tapi tidak akan mungkin berhasil tanpa dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. Olehnya itu, mari kita bersama-sama mendukung Bupati Gowa. Mudah-mudahan di sisa 3 tahun 2 bulan ini, Bupati Gowa bisa mewujudkan apa yang disampaikan tadi,” pungkasnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum konsolidasi antara pemerintah daerah, aparatur, dan masyarakat. Keberhasilan target percepatan pembangunan dan program Gowa Mendengar selanjutnya akan bergantung pada pelaksanaan kebijakan, koordinasi birokrasi, serta tindak lanjut atas aspirasi warga. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Ritual Adat Jadi Upaya Warga Dafala Jaga Sumber Air Bersih

PDF 📄Kolaborasi ITS, Kementerian Transmigrasi, dan warga Desa Dafala menggabungkan revitalisasi jaringan air bersih, bantuan …

Koperasi Merah Putih Diharapkan Buka Pasar Baru bagi UMKM dan Petani

PDF 📄Pelaku UMKM di Purworejo dan petani belimbing di Blitar berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih …

Baru 16,77 Persen, Penegasan Batas Desa di Indonesia Dikebut

PDF 📄Capaian penegasan batas desa secara nasional baru 16,77 persen hingga Agustus 2026, sehingga pemerintah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *