Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Kemendes PDT menyiapkan rangkaian Hari Desa Nasional 2027 pada 10–16 Januari dengan agenda forum investasi, pameran produk unggulan, promosi wisata, dan kegiatan sosial untuk mendorong ekonomi perdesaan.
MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyiapkan rangkaian Hari Desa Nasional (HDN) 2027 sebagai ajang memperluas peluang investasi, mempromosikan produk unggulan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat perdesaan. Perhelatan nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–16 Januari 2027 dengan melibatkan desa-desa dari berbagai wilayah Indonesia.
Persiapan kegiatan dibahas melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan Kemendes PDT di wilayah Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (1/11/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Dirjen PDP) Kemendes PDT, F.X. Nugroho Setijo Nagoro, serta jajaran panitia lokal (panlok).
Dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto, koordinasi diikuti Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Ardi Sepdianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rachmat Suharyono, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sugeng Nuryadi.
Sugeng mengatakan, rangkaian HDN 2027 dirancang tidak hanya menghadirkan kegiatan hiburan dan perlombaan, tetapi juga membuka ruang promosi bagi potensi ekonomi desa. Agenda yang disiapkan mencakup forum bisnis, investasi desa, pameran inovasi, hingga expo Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Salah satu kegiatan yang diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan peluang investasi desa ialah business matching dan forum investasi desa. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Januari 2027, di aula Istana Afia Amanatul Ummah.
”Untuk mengenalkan wisata lokal, kami juga menggelar tour wisata Majapahit dengan rute start dari Museum Majapahit hingga Petirtaan Jolotundo, Trawas,” urainya.
Promosi potensi daerah juga akan dilakukan melalui pameran inovasi dan produk unggulan desa pada Jumat, 15 Januari 2027. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, itu direncanakan melibatkan perwakilan desa dari seluruh provinsi di Indonesia serta expo BUMDes se-Kabupaten Mojokerto.
Rangkaian kegiatan tersebut turut diarahkan untuk memperkenalkan keragaman produk dan inovasi desa kepada masyarakat luas. Pemerintah daerah berharap pertemuan antarpeserta dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk perdesaan.
Selain penguatan ekonomi, panitia menyiapkan kegiatan olahraga dan kepemudaan pada awal Januari 2027. Putaran enam besar dan semifinal Liga Desa Nasional dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama Januari di Lapangan Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, mulai pukul 15.30 WIB. Sementara itu, karantina audisi grand final Festival Duta Gen Z dijadwalkan pada Minggu, 10 Januari 2027, mulai pukul 08.00 WIB.
”Sementara itu, untuk perebutan juara 3 dan final liga desa nasional dilaksanakan pada minggu kedua bulan Januari 2027 pukul 15.30 WIB di Lapangan Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi,” terangnya.
Pada Rabu, 13 Januari 2027, kegiatan dilanjutkan dengan aksi lingkungan dan sosial melalui gerakan bakti desa. Agenda tersebut mencakup pembersihan lingkungan dan penanaman pohon secara serentak di 75.265 desa di Indonesia dengan pusat kegiatan di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet.
Panitia juga menjadwalkan jalan sehat di sejumlah daerah, termasuk wilayah Kecamatan Pacet. Kegiatan sosial lainnya berupa donor darah dan pengobatan gratis akan dilaksanakan di Lapangan Desa Pacing, Kecamatan Bangsal. Pada hari yang sama, grand final Festival Duta Gen Z direncanakan berlangsung di Pendapa Graha Majatama, kompleks Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan berlanjut pada Kamis, 14 Januari 2027, melalui apel gabungan dan pesta rakyat di Lapangan Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu. Acara tersebut akan menampilkan karnaval budaya dan gunungan produk unggulan yang mewakili potensi 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, apel gabungan kepala desa untuk memperkuat komitmen pembangunan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Desa Pacing, Kecamatan Bangsal. Panitia memperkirakan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 10 ribu kepala desa. Agenda lain yang disiapkan meliputi hiburan musik dan kegiatan ngopi bersama kepala desa di Pendapa Graha Majatama.
Pada Jumat malam, 15 Januari 2027, panitia juga merencanakan gala dinner dan malam penghargaan. Penghargaan akan diberikan untuk program kementerian dan lembaga berbasis desa, kepala daerah berprestasi, media, serta desa yang dinilai memiliki pencapaian unggulan.
Puncak peringatan HDN 2027 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Januari 2027. Agenda utamanya meliputi penyerahan hadiah kepada pemenang 14 cabang lomba dan pertunjukan tari kolosal Majapahit.
”Melalui kesiapan matang ini, Pemkab Mojokerto bersama Kemendes PDT optimistis perhelatan Hari Desa Nasional 2027 tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi perdesaan dan kelestarian budaya nusantara,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap HDN 2027 dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Selain memperkenalkan potensi desa kepada peserta dari berbagai daerah, kegiatan ini diharapkan memperkuat jaringan usaha, mendorong investasi, serta meningkatkan daya saing produk lokal. []
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara