Potensi Desa Kawasan Lagita Digali, Fasilitator Lokal Perkuat Keterampilan

BENGKULU UTARA – Penguatan kapasitas fasilitator lokal menjadi salah satu langkah untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa di Kawasan Transmigrasi Lagita, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Melalui diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) pada Senin (26/10/2026), Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan membahas peningkatan keterampilan fasilitator serta pemetaan potensi kawasan sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bengkulu Utara itu diikuti sedikitnya 30 peserta, terdiri atas fasilitator lokal dan perwakilan masyarakat kawasan transmigrasi. Para peserta merupakan bagian dari penggerak pembangunan di desa yang diharapkan dapat berperan dalam mengidentifikasi persoalan serta merumuskan kebutuhan pengembangan wilayah masing-masing.

Forum tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara, Tatang Suryadi, serta Sekretaris Jurusan Kesejahteraan Sosial Universitas Bengkulu, Ishak Fadlurohim. Keterlibatan unsur pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pengembangan kapasitas masyarakat dengan kebutuhan kawasan transmigrasi.

Dalam arahannya, Tatang menyampaikan pandangan strategis mengenai pengembangan kemandirian masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lagita. Dukungan pemerintah daerah dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ishak menyambut baik kerja sama yang diinisiasi Tim Ekspedisi Patriot Unpad. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat transmigrasi.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kunci utama dalam merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi.

Dalam sesi diskusi, peserta membahas tantangan dan peluang di setiap wilayah transmigrasi. Pembahasan tersebut diarahkan untuk mempertajam keterampilan fasilitator dan masyarakat dalam mengenali persoalan serta menyusun strategi gerakan berdasarkan potensi yang tersedia di kawasan masing-masing.

Bagi masyarakat desa di kawasan transmigrasi, pemetaan potensi dan penguatan kemampuan fasilitator menjadi bagian penting dalam menyiapkan langkah pemberdayaan. Namun, hasil diskusi tersebut masih perlu diterjemahkan ke dalam rekomendasi yang dapat digunakan sebagai acuan pengembangan kawasan.

Seluruh rekomendasi strategi dan hasil pemetaan yang disusun dalam FGD akan dirangkum menjadi panduan pengembangan Kawasan Transmigrasi Lagita. Sinergi antara Tim Ekspedisi Patriot Unpad, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Universitas Bengkulu, serta masyarakat diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan dan mendorong kemajuan sosial masyarakat secara berkelanjutan. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Polsek Muara Harus Bagikan Masker Gratis kepada Warga Pasar Desa Harus

PDF 📄TABALONG – Kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kabut asap menjadi salah satu fokus …

Golkar Klaten Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Potensi Desa

PDF 📄KLATEN – Potensi pertanian, peternakan, dan perikanan di desa menjadi fokus pendekatan kaderisasi Dewan …

Pemuda Desa Sidayu Diajak Ubah Potensi Lokal Menjadi Film

PDF 📄CILACAP – Potensi desa dinilai dapat menjadi sumber cerita yang menarik untuk dikembangkan menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *