MALANG DESA NUSANTARA – Keterbatasan akses pemeriksaan kesehatan di tingkat desa menjadi perhatian dalam pelaksanaan program SEHATI di Desa Balesari, Kabupaten Malang, Sabtu (24/10/2026). Program yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM UNAIR), tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ngajum ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu dan balita, sekaligus mendorong warga lebih rutin memantau kondisi kesehatan keluarga.
Pelayanan yang berlangsung di Balai Desa Balesari tersebut mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala balita, serta pemeriksaan gula darah balita. Pemeriksaan tekanan darah dan suhu tubuh ibu juga dilakukan. Selain itu, peserta memperoleh konsultasi gizi dan edukasi pola asuh dari tenaga kesehatan.
Kepala Bidan Desa Balesari dari UPT Puskesmas Ngajum, Afria, mengatakan kegiatan tersebut membantu masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai kondisi kesehatan ibu dan anak.
“Melalui kegiatan SEHATI, ibu dan balita bisa mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kami juga dapat mengetahui kondisi kesehatan ibu dan balita di Desa Balesari secara lebih menyeluruh,” ujar Afria sebagaimana diberitakan Ketik, Minggu (25/10/2026).
Afria juga mengingatkan para ibu agar tetap memperhatikan kesehatan diri di tengah kesibukan merawat anak. Menurutnya, menjaga pola makan dan memanfaatkan layanan posyandu secara rutin merupakan langkah penting untuk memelihara kesehatan keluarga.
“Para ibu perlu menjaga kesehatan diri dan buah hatinya, mulai dari memperhatikan pola makan hingga rutin datang ke posyandu setiap hari Minggu,” katanya.
Keterlibatan fasilitas kesehatan dalam program ini turut memperkuat pelayanan bagi warga. Dokter RSUD Kota Malang, Daffa, menilai kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian ibu terhadap kesehatan diri dan anak, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat desa untuk memperoleh layanan kesehatan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ibu untuk menjaga kesehatan diri dan buah hatinya. Masyarakat di desa juga membutuhkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses layanan kesehatan,” ujar Daffa.
Dalam pelaksanaannya, RSUD Kota Malang mengerahkan tiga perawat dan satu dokter untuk memeriksa kesehatan ibu serta membantu peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Sementara itu, Puskesmas Ngajum mendukung pelayanan kesehatan dasar, pencatatan, dan pemeriksaan gula darah balita.
Partisipasi warga juga terlihat dari kehadiran sejumlah ayah yang mengantar istri dan anak mereka untuk menjalani pemeriksaan. Dua warga Desa Balesari, Nurjanah dan Wiwit, mengaku terbantu karena dapat memantau pertumbuhan anak sekaligus memeriksakan kesehatan diri.
“Kegiatan ini sangat membantu kami untuk mengetahui kondisi kesehatan dan perkembangan anak. Kami juga bisa memeriksakan kesehatan sendiri,” ujar Nurjanah dan Wiwit.
Mereka berharap layanan serupa dapat diselenggarakan secara berkala agar semakin banyak keluarga memperoleh kesempatan untuk memeriksa kesehatan tanpa harus mengabaikan kebutuhan pemeriksaan bagi orang tua. BEM UNAIR juga berharap program SEHATI dapat mendorong kebiasaan memantau kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan, dengan dukungan tenaga kesehatan dan partisipasi aktif masyarakat. []
Redaksi1
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara