12.261 Personel Amankan Tahapan Pilkades Bekasi hingga Rekapitulasi

Pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 telah selesai dan kini memasuki tahap rekapitulasi sebelum penetapan kepala desa terpilih pada 4 November 2026.

BEKASI – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026 berlanjut ke proses rekapitulasi hasil suara di tingkat desa setelah pemungutan suara selesai pada Minggu (20/9/2026). Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan seluruh proses rekapitulasi rampung sebelum penetapan kepala desa terpilih pada 4 November 2026.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Imam Santoso mengatakan proses rekapitulasi di sejumlah desa telah diselesaikan setelah penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Hasil penghitungan kemudian diserahkan kepada panitia Pilkades untuk diinput dan dibahas dalam rapat pleno tingkat desa.

“Rekapitulasi di desa ada yang sudah selesai kemarin malam. Ada yang baru hari ini,” kata Imam, sebagaimana diberitakan Wartakota, Senin (21/9/2026).

Menurut Imam, proses pleno rekapitulasi masih memiliki waktu hingga sebelum 4 November 2026. Tanggal tersebut menjadi batas penetapan kepala desa terpilih untuk masa bakti 2026-2034.

“Hampir rata-rata semuanya sudah rekapitulasi di desa,” kata dia.

Proses penghitungan dan rekapitulasi hasil suara tetap mendapat pengamanan aparat untuk memastikan tahapan berjalan tertib. Pengamanan dilakukan selama proses pleno hingga rangkaian penanganan hasil pemungutan suara selesai.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Bekasi Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan pelaksanaan pemungutan suara yang dipantau di tiga TPS secara umum berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Personel pengamanan telah ditempatkan sesuai lokasi masing-masing. Kesiapan petugas pemungutan suara, administrasi, logistik, serta sarana pendukung juga dipantau selama pelaksanaan Pilkades.

“Kami juga siagakan petugas nanti sampai proses rekapitulasi suara sampai nanti selesainya tahapan Pilkades,” kata Kapolres.

Andi meminta seluruh petugas tetap menjalankan tugas secara profesional, netral, dan humanis. Kewaspadaan juga diminta dipertahankan meskipun pemungutan suara telah berlangsung kondusif.

Sebelumnya, sebanyak 12.261 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi yang digelar di 164 desa. Pengamanan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah daerah, penyelenggara Pilkades, serta unsur terkait lainnya.

Pengamanan akan terus dilakukan hingga proses pemungutan, penghitungan, rekapitulasi, dan pengelolaan kotak suara dalam seluruh tahapan Pilkades selesai. Dengan demikian, rangkaian menuju penetapan kepala desa terpilih diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kemenag Dorong Pesantren As’adiyah Mamuju Berkontribusi bagi Sulbar

PDF 📄Kemenag menyiapkan Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui sebagai salah satu pesantren …

Krisis Air Bersih di Barsel, Tangki dan Sumur Bor Disiapkan

PDF 📄Pemkab Barsel menyiapkan pendataan terpadu, distribusi air bersih, pembangunan sumur bor, serta tambahan anggaran …

Beda Kebutuhan, Beda Penggunaan Dana Rp3,2 Juta per RT di Jombok

PDF 📄Dana Rp3,2 juta per RT melalui program Desa Mantra di Desa Jombok dimanfaatkan sesuai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *