Dekat Sekolah, Jembatan Klanthong Jadi Akses Vital Warga Peniron

Pembangunan Jembatan Klanthong di Desa Peniron, Kebumen, mulai berjalan dengan jembatan darurat disiapkan agar akses warga dan pelajar tetap terjaga selama proyek berlangsung.

KEBUMEN – Akses warga Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, tetap dijaga selama pembangunan Jembatan Klanthong berlangsung melalui penyediaan jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Fasilitas sementara itu menjadi jalur penting bagi masyarakat, termasuk pelajar, setelah jembatan utama mulai dikerjakan.

Pembangunan dan pelebaran Jembatan Klanthong yang berada di ruas Jalan Tembono-Peniron tersebut mulai berjalan dengan nilai kontrak Rp1,12 miliar. Proyek dikerjakan CV Assa Engineering dan diawasi konsultan CV Truss dengan masa pelaksanaan 106 hari kalender serta ditargetkan selesai pada 11 Desember 2026.

Jembatan Klanthong sebelumnya mengalami kerusakan parah sejak 2025 sehingga akses masyarakat terdampak. Selama pekerjaan berlangsung, warga dapat menggunakan jembatan darurat agar tetap bisa beraktivitas tanpa harus memutar melalui Jembatan Merah Putih Karangsambung atau jalur perbukitan.

Salah seorang warga Desa Peniron, Taufiq, mengapresiasi dimulainya pembangunan sekaligus penyediaan akses sementara tersebut. Menurut dia, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan karena lokasinya berdekatan dengan fasilitas pendidikan.

“Lokasinya dekat sekali dengan sekolah, yaitu SMPN 2 Pejagoan. Jadi, setiap hari anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah bisa lebih mudah, begitu juga dengan warga yang ingin bepergian ke kota,” ungkap Taufiq, sebagaimana diberitakan Nusa Hits, Selasa (22/09/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen sebelumnya meninjau pelaksanaan proyek pada Jumat (18/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kebumen berdialog dengan warga mengenai perkembangan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung masyarakat di wilayah tersebut.

“Kemarin kan saya ditagih terus kapan diperbaiki, nah ini sekarang sudah mulai dikerjakan ya, bapak ibu,” ujar Bupati saat berada di lokasi proyek.

Selain pembangunan struktur jembatan, pekerjaan fisik yang telah dilakukan mencakup pembongkaran, penggalian tanah, pasangan batu kosong, pasangan batu, hingga pengecoran beton struktur. Berdasarkan laporan evaluasi pekerjaan mingguan periode 16 September 2026, progres proyek tercatat mengalami deviasi positif sebesar 9,98 persen.

Pembangunan Jembatan Klanthong menjadi bagian penting bagi kelancaran mobilitas masyarakat karena ruas Jalan Tembono-Peniron digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga. Keberadaan jembatan darurat diharapkan dapat mempertahankan akses masyarakat selama jembatan utama dikerjakan.

Pemkab Kebumen terus memantau pelaksanaan proyek agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal. Jika pembangunan selesai tepat waktu, jembatan tersebut diharapkan kembali berfungsi sebagai akses utama bagi warga Desa Peniron dan masyarakat di wilayah sekitarnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Karhutla di Desa Bolano Induk, Dua Hektare Lahan Terbakar

PDF 📄Kebakaran melanda sekitar dua hektare lahan kosong di Desa Bolano Induk, Parimo, pada Selasa …

Debit Air Dipantau, Warga Dusun Pojok Diajak Jaga Lingkungan

PDF 📄Monitoring bersama di sumber air Dusun Pojok dilakukan untuk memantau ketersediaan air sekaligus mengantisipasi …

Selamat Setelah 10 Jam Terombang-ambing, Rizki Dipulangkan

PDF 📄Pemkab Cianjur menyiapkan pendampingan, pemeriksaan kesehatan, pemulihan mental, dan bantuan bagi Rizki Apriansyah serta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *