INDRAMAYU – Digitalisasi informasi menjadi langkah baru Desa Cangkring, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, untuk memperluas promosi potensi wisata dan usaha masyarakat. Melalui program SICAKRA (Sistem Informasi Cangkring Reang), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Institut Pertanian Bogor (KKNT IPB) 2026 menghadirkan website desa serta plang informasi yang dilengkapi peta potensi dan kode QR.
Inisiatif tersebut diarahkan untuk mengatasi keterbatasan informasi mengenai potensi desa yang sebelumnya belum terpusat dalam media daring. Keberadaan platform digital diharapkan memudahkan warga, wisatawan, dan calon mitra usaha mengenali potensi Desa Cangkring tanpa harus datang langsung untuk memperoleh informasi.
Sebagaimana diberitakan Good News From Indonesia, Selasa (18/8/2026), pengembangan SICAKRA diawali dengan survei dan pemetaan lapangan. Mahasiswa mendatangi sejumlah lokasi wisata, depot hasil perairan, serta sentra usaha warga untuk mengumpulkan data dan melakukan wawancara dengan pelaku usaha setempat.
Potensi yang dihimpun mencakup sektor perikanan, wisata alam, depot hasil perairan, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengolah hasil laut, tambak, dan berbagai produk siap konsumsi. Data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan penyusunan konten website.
Platform digital yang dibuat menggunakan Google Sites itu dirancang sebagai pusat informasi terpadu mengenai Desa Cangkring. Selain memuat informasi potensi desa, website tersebut diharapkan menjadi sarana promosi yang dapat mempertemukan potensi lokal dengan masyarakat dari luar wilayah.
Program SICAKRA tidak hanya mengandalkan media digital. Tim KKNT IPB juga memasang plang informasi di sebelah Balai Desa Cangkring. Plang yang diresmikan bersama perangkat desa pada 11 Agustus 2026 memuat peta potensi desa dan kode QR yang dapat dipindai menggunakan telepon genggam untuk mengakses website.
Kepala Desa Cangkring Said menyambut kehadiran fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
“Terima kasih sudah membuat plang desa ini, semoga plang ini bermanfaat dan berdampak nyata untuk desa kami,” ucap Said.
Tim KKNT IPB juga memberikan edukasi kepada perangkat desa mengenai pengelolaan dan pembaruan website. Langkah tersebut penting agar media informasi yang telah dibuat tidak berhenti sebagai produk kegiatan mahasiswa, tetapi dapat terus digunakan dan diperbarui oleh pemerintah desa.
Dari sisi ekonomi, digitalisasi tersebut berpotensi memperluas jangkauan promosi produk UMKM sekaligus memperkenalkan destinasi wisata dan potensi perikanan Cangkring kepada calon pengunjung maupun mitra dari luar daerah.
Pengembangan SICAKRA menjadi langkah awal bagi Desa Cangkring untuk membangun sistem informasi dan promosi berbasis digital yang dapat dikelola secara berkelanjutan. Dengan informasi yang lebih mudah diakses, potensi lokal diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara