Kampung Nelayan Merah Putih Konawe Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Desa

KONAWE – Pengelolaan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), akan diarahkan menjadi unit usaha Koperasi Desa Merah Putih setelah seluruh sarana kawasan tersebut rampung. Skema ini disiapkan untuk memastikan pembangunan fasilitas pesisir tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi berlanjut menjadi kegiatan ekonomi yang dikelola masyarakat desa.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan fasilitas KNMP di Sorue Jaya merupakan bagian dari 100 titik pembangunan tahap pertama. Pemerintah menargetkan pembangunan KNMP mencapai 1.269 titik hingga akhir 2026 dan secara keseluruhan diarahkan mencapai 5.000 titik di Indonesia.

“Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kawasan pesisir relatif belum tersentuh secara optimal. Jika di sektor pertanian sudah didukung bendungan, irigasi, dan subsidi pupuk hingga mencapai swasembada, maka kini saatnya sektor pesisir kita dorong melalui penyiapan sarana dan prasarana produksi yang memadai,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Antara, Senin, (17/08/2026).

Trenggono menjelaskan, fasilitas yang telah selesai dibangun nantinya diserahterimakan kepada pihak desa untuk dikelola dan dikembangkan sebagai salah satu unit usaha di bawah Koperasi Desa Merah Putih. Pola tersebut diharapkan membuat infrastruktur yang dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung aktivitas ekonomi warga pesisir.

“Selain fasilitas penunjang utama seperti pabrik es, cold storage, dan SPBU Nelayan (SPBN), kawasan tersebut juga dilengkapi area kuliner. Pemerintah daerah pun berencana memadukannya dengan program penataan kawasan permukiman nelayan di sekitarnya,” ungkap Trenggono.

Selain fasilitas penunjang produksi, kawasan tersebut dilengkapi sarana yang dapat mendukung rantai usaha perikanan, mulai dari pabrik es, cold storage, hingga SPBN. Keberadaan fasilitas itu ditujukan untuk memperkuat aktivitas nelayan sekaligus membuka peluang usaha lain di kawasan pesisir.

Trenggono mengatakan pembangunan KNMP juga diharapkan meningkatkan produktivitas nelayan lokal sehingga mereka dapat meningkatkan skala dan kualitas usahanya. Pemerintah melihat penyediaan sarana produksi sebagai bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

“Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kawasan pesisir relatif belum tersentuh secara optimal. Jika di sektor pertanian sudah didukung bendungan, irigasi, dan subsidi pupuk hingga mencapai swasembada, maka kini saatnya sektor pesisir kita dorong melalui penyiapan sarana dan prasarana produksi yang memadai,” ujarnya.

Pembangunan KNMP Sorue Jaya sekaligus menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat kawasan pesisir melalui penyediaan infrastruktur produksi dan pengembangan usaha masyarakat. Dengan pengelolaan yang nantinya melibatkan koperasi desa, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi warga setempat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Delapan Kampung Pesisir Mimika Didorong Terhubung dalam Rantai Pasok Perikanan

PDF 📄TIMIKA – Delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, disiapkan sebagai kawasan Kampung …

KDMP Aceh Barat Hadapi Kelangkaan Material, Pembangunan Tetap Jalan

PDF 📄ACEH BARAT – Keterbatasan Material Tak Hentikan Pembangunan KDMP Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih …

13 KDMP di Tana Tidung Masih Dikerjakan, Ini Kendalanya

PDF 📄TANA TIDUNG – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tana Tidung memasuki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *