Upacara HUT RI di Sungai Tubu Ungkap Beratnya Akses Warga Pedalaman

MALINAU – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, menjadi kesempatan bagi masyarakat pedalaman menyampaikan harapan atas pemerataan pembangunan, terutama listrik, jalan antardesa, dan akses penghubung antarkecamatan.

Peringatan kemerdekaan yang dipusatkan di Desa Long Pada, pusat pemerintahan Kecamatan Sungai Tubu, Senin (17/8/2026), diikuti aparatur pemerintah desa dan masyarakat dari lima desa di wilayah tersebut.

Camat Sungai Tubu Jimmy Sakay mengatakan kondisi geografis menjadi tantangan utama masyarakat untuk menghadiri upacara. Sebagian besar desa hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai sehingga perjalanan menuju pusat kecamatan membutuhkan waktu cukup panjang.

“Upacara dilaksanakan secara sederhana namun tetap khidmat, masyarakat secara khusus aparatur pemerintah desa di 5 desa hadir walau di tengah kesibukan musim ladang. Upacara di pusatkan di Ibu Kota Kecamatan yakni Desa Long Pada,” ujar Jimmy Sakay sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Senin, (17/08/2026).

Dari lima desa di Kecamatan Sungai Tubu, hanya satu desa yang memiliki akses darat menuju pusat kecamatan. Empat desa lainnya masih mengandalkan transportasi sungai untuk menghadiri kegiatan di Desa Long Pada.

Kondisi tersebut membuat waktu tempuh masyarakat berbeda-beda. Perjalanan dari Desa Long Ranau menuju Desa Long Pada, misalnya, sekitar 85 kilometer dengan perahu dan dapat ditempuh sekitar tiga jam. Sementara jarak Desa Long Titi mencapai sekitar 100 kilometer dan Desa Rian Tubu sekitar 115 kilometer.

Bahkan, sebagian warga harus menempuh perjalanan hingga satu atau dua hari. Ada pula masyarakat yang harus berjalan kaki terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan perahu.

“Untuk berkumpul di Ibu Kota Kecamatan, masyarakat dari 4 Desa menempuh perjalanan dengan menggunakan perahu dan satu desa dapat menggunakan jalur darat, dua desa bisa satu sampai dua hari perjalanan, ada yg harus berjalan kaki terlebih dahulu baru dilanjutkan menggunakan perahu sedangkan satu desa yakni desa Long Ranau hanya memakan waktu 3 jam untuk sampai ke Ibu Kota Kecamatan,” jelasnya

Bagi masyarakat setempat, perjuangan mencapai lokasi upacara tersebut sekaligus memperlihatkan persoalan aksesibilitas yang masih dihadapi wilayah pedalaman. Ketersediaan listrik, jalan antardesa, dan konektivitas antarkecamatan menjadi kebutuhan yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Jimmy mengatakan percepatan pembangunan di wilayah tersebut tidak mudah karena sejumlah kawasan yang dilalui masyarakat bersinggungan dengan kawasan Hutan Lindung dan Taman Nasional Kayan Mentarang.

“Melalui perayaan kemerdekaan ini, masyarakat menggantungkan harapan kepada Pemerintah terkait pemerataan pembangunan sampai ke pedalaman negeri ini, pembangunan dasar seperti ketersediaan listrik, akses jalan antar desa, antar kecamatan dengan tantangan beberapa masuk dalam wilayah Hutan Lindung dan Taman Nasional,” ungkap Camat Sungai Tubu.

Kondisi geografis dan keterbatasan akses tersebut menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya memperkuat pemerataan pembangunan. Masyarakat berharap kebijakan pemerintah dapat menghadirkan solusi yang tetap memperhatikan kawasan konservasi sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga di pedalaman Malinau. []

Redaksi02 |  Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Peternakan Ayam Kaltim Diperkuat dari Bibit hingga Pakan

PDF 📄SAMARINDA – Pengawasan mutu bibit anak ayam menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) …

Delapan Kampung Pesisir Mimika Didorong Terhubung dalam Rantai Pasok Perikanan

PDF 📄TIMIKA – Delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, disiapkan sebagai kawasan Kampung …

KDMP Aceh Barat Hadapi Kelangkaan Material, Pembangunan Tetap Jalan

PDF 📄ACEH BARAT – Keterbatasan Material Tak Hentikan Pembangunan KDMP Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *