Sekolah hingga Posyandu Desa di Cilegon Diperkuat Program Sosial

CILEGON – Perbaikan fasilitas pendidikan dan layanan dasar menjadi salah satu dampak program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Posco Group dan Krakatau Posco di sejumlah wilayah sekitar operasional perusahaan. Salah satu sasaran terbaru berada di SDN Belumbang, Desa Tegal Ratu, Kota Cilegon, Banten, yang mendapat tambahan ruang kelas, tiga unit toilet, serta pembenahan berbagai fasilitas belajar.

Program tersebut dilaksanakan melalui keterlibatan langsung relawan asal Korea Selatan dalam Posco 1% Global Volunteer pada 3–6 Agustus 2026. Sebanyak 50 relawan datang ke Cilegon untuk melakukan renovasi sekolah, perbaikan rumah warga, kegiatan edukasi, dan pertukaran budaya bersama masyarakat, sebagaimana diberitakan Kompas, Senin, (10/08/2026).

Di SDN Belumbang, relawan bersama masyarakat membangun satu ruang kelas baru dan tiga unit toilet. Mereka juga mengecat area sekolah, memperbaiki meja dan kursi siswa, serta membenahi sarana pendukung pembelajaran agar aktivitas belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif.

Selain pembenahan fisik, para relawan menjalankan kegiatan edukatif melalui berbagai aktivitas interaktif. Siswa diajak membuat kartu nama menggunakan huruf Hangeul, menghias eco-bag, membuat kerajinan topeng tradisional Korea, dan mengikuti permainan edukatif.

Dampak program sosial tersebut tidak hanya menyentuh sektor pendidikan. Sejak 2018 hingga 2026, Posco Group dan Krakatau Posco mencatat keterlibatan 545 relawan dari Korea Selatan dalam berbagai kegiatan sosial di Cilegon. Program itu telah mencakup renovasi lima sekolah, perbaikan 31 rumah warga, serta kegiatan edukasi bagi siswa dan masyarakat.

Dukungan juga diarahkan ke tiga desa yang berada di wilayah Ring-1, yakni Desa Samangraya, Desa Tegalratu, dan Desa Kubangsari. Bersama Forum Mitra Kerja (FMK), Krakatau Posco menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui pembenahan fasilitas kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan bagi masyarakat.

Pada sektor kesehatan, kolaborasi dengan 15 perusahaan anggota FMK menghasilkan renovasi dan modernisasi tiga pos pelayanan terpadu (Posyandu), penyediaan fasilitas kesehatan, serta pembenahan sarana pendukung. Perbaikan tersebut turut meningkatkan kunjungan masyarakat. Posyandu Teratai, misalnya, mencatat kenaikan kunjungan dari sekitar 60 orang menjadi 90–100 orang.

Sementara di bidang ekonomi, masyarakat memperoleh dukungan berupa sarana produksi pertanian dan perikanan. Bantuan tersebut mencakup traktor tangan, sistem irigasi ramah lingkungan, dan fasilitas budidaya ikan lele bagi Kelompok Wanita Tani.

Program pemberdayaan juga menyasar peningkatan kompetensi masyarakat melalui Kelas Bahasa Korea. Program yang didukung Posco 1% Foundation tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan bahasa sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Selain itu, Krakatau Posco memberikan bantuan renovasi rumah kepada tiga keluarga melalui Krakatau Posco 1% Sharing Program. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penyerahan dilakukan dalam Dedication Ceremony pada 6 Agustus 2026 di Community Learning Center (CLC).

Salah satu relawan POSCO Gwangyang, Noh Serae, mengatakan keterlibatan langsung dalam program membuatnya dapat melihat manfaat dari kontribusi karyawan Posco Group. “Selama ini kami menyisihkan sebagian kecil gaji setiap bulan melalui program donasi POSCO 1%. Melihat secara langsung manfaat dari donasi tersebut dan menyaksikan senyum anak-anak di sini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” kata Noh.

“Kegiatan ini membuat kami benar-benar merasakan makna berbagi, bukan hanya melalui donasi, tetapi juga melalui kerja dan kebersamaan dengan masyarakat,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan relawan dan mahasiswa dari Korea Selatan ke kawasan produksi Krakatau Posco. Kegiatan tersebut mempertemukan aktivitas industri dengan program sosial yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Berbagai program itu menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui bantuan langsung, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas, peningkatan keterampilan, pelayanan kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi. Bagi masyarakat desa di sekitar kawasan industri Cilegon, dukungan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas layanan dasar sekaligus memperluas peluang kemandirian ekonomi dan sosial. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Modal Usaha Desa Diperluas, Pemerintah Bidik 10.000 Desa

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah menyiapkan proyek percontohan pembiayaan bagi 500 hingga 1.000 desa sebagai tahap …

Strategi Baru Pariwisata RI: Desa, Pendidikan, hingga Promosi Global

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah memperluas pengembangan pariwisata hingga tingkat desa dengan mengintegrasikan potensi wisata, pendidikan, …

Industri Penghasil Karbon Didorong Beri Insentif untuk Pelestari Mangrove

PDF 📄DEPOK – Nilai karbon yang tersimpan di ekosistem mangrove mulai diproyeksikan menjadi salah satu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *