Umsura Sebar 1.292 Mahasiswa KKN ke Sembilan Lokasi

SURABAYA Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menerjunkan sebanyak 1.292 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 yang tersebar di sembilan lokasi, termasuk sejumlah desa di Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan inovasi berbasis riset yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebanyak sembilan lokasi pelaksanaan KKN meliputi Arab Saudi, program KKN Learning Express (LEX) Singapura, Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Gresik. Tema yang diusung tahun ini ialah “Simfoni Inovasi: Berakar Lokal, Berdampak Global”.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Mundakir, mengatakan pelaksanaan KKN menjadi sarana untuk mengimplementasikan hasil riset mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa Umsura tidak hanya menyelesaikan studinya di kampus, tetapi juga membawa inovasi yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Melalui KKN ini, riset dan inovasi mahasiswa tidak berhenti di laboratorium, melainkan dihilirisasi hingga ke desa-desa,” ujarnya sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (02/07/2026).

Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga upaya mencetak lulusan yang mampu menghadirkan solusi nyata melalui penerapan teknologi tepat guna.

“Inilah aktualisasi nilai-nilai tridarma perguruan tinggi yang tidak hanya dipelajari di kelas, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LRIPM) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Arin Setyowati, menjelaskan mahasiswa akan mengawali penyusunan program kerja dengan pendekatan empati agar mampu memahami kondisi masyarakat secara lebih mendalam sebelum menawarkan solusi.

“Dengan pendekatan tersebut, setiap program yang dijalankan benar-benar lahir dari kondisi riil masyarakat sehingga solusi yang ditawarkan menjadi lebih relevan dan berkelanjutan,” kata Arin.

Program KKN tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian SDGs, khususnya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, penyediaan air bersih dan sanitasi layak, penguatan industri, inovasi dan infrastruktur, serta kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Diharapkan seluruh program yang dijalankan mahasiswa mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian, khususnya di wilayah pedesaan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF 📄TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF 📄ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF 📄MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *