Infrastruktur Terabaikan, Akses Antardesa di Cimerak Jadi Keluhan Warga

PANGANDARAN Warga Desa Kertamukti dan Desa Kertaharja di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), kembali mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan jalan penghubung antardesa yang telah rusak selama puluhan tahun. Infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat itu dinilai menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan jalan sepanjang lebih dari satu kilometer tersebut menjadi perhatian warga karena hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Jalur itu merupakan akses penting yang menghubungkan permukiman warga sekaligus menjadi rute alternatif menuju pusat Kecamatan Cimerak.

Masyarakat mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang dipenuhi batu besar dan menjadi licin saat hujan membuat mobilitas warga terganggu. Hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat juga sulit diangkut secara optimal akibat buruknya kondisi infrastruktur tersebut.

Warga Dusun Sukamanah, Desa Kertamukti, Asih, mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung selama beberapa dekade dan belum menunjukkan perubahan berarti.

“Anak saya sekarang sudah 30 tahun, bahkan sudah punya anak. Artinya, cucu saya juga melihat kondisi jalan yang sama. Dari generasi ke generasi, jalan ini tetap rusak,” ungkap Asih, Rabu (10/6/2026), sebagaimana diberitakan Harapanrakyat, Kamis (11/06/2026).

Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kondisi jalan juga menjadi ancaman bagi keselamatan pelajar yang setiap hari melintas untuk menuju sekolah. Saat hujan turun, permukaan jalan menjadi semakin licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Warga lainnya, Suhadi, menyebut akses jalan yang rusak berat tersebut melayani kawasan dengan jumlah penduduk yang cukup padat. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Harapan warga kembali muncul setelah Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Menurut warga, kunjungan tersebut disertai komitmen bahwa perbaikan jalan akan direalisasikan pada tahun ini.

“Bu Bupati sudah dua kali datang ke sini. Katanya tahun ini akan diperbaiki. Kami berharap kali ini benar-benar terealisasi,” tambah Asih.

Masyarakat berharap pembangunan jalan segera dilaksanakan agar konektivitas antarwilayah desa meningkat, aktivitas ekonomi berjalan lebih lancar, serta akses pendidikan menjadi lebih aman bagi generasi mendatang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Berdamai dengan Korban, Tersangka Penganiayaan Tak Dilanjutkan ke Persidangan

PDF đź“„MOROWALI – Perdamaian antara korban dan tersangka menjadi dasar penghentian penuntutan perkara penganiayaan yang …

Identifikasi Jenazah Enggano Masih Didalami Tim DVI

PDF đź“„BENGKULU UTARA – Proses identifikasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, …

Warga 5 Desa di Magetan Terima 451 Sertifikat Tanah

PDF đź“„MAGETAN – Sebanyak 451 bidang tanah milik warga di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *