DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) – Inovasi pelayanan publik menjadi salah satu aspek utama yang dipaparkan peserta dalam Lomba Desa/Kalurahan dan Kelurahan Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus ajang menampilkan capaian pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, kalurahan, dan kelurahan.
Tahap paparan yang digelar di Ruang Wisanggeni, Kantor Gubernur DIY, menjadi bagian penting dalam proses penilaian lomba. Setiap peserta mempresentasikan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan potensi lokal, hingga inovasi pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMK Dukcapil) DIY, Yudanegara, menjelaskan bahwa lomba tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengukur perkembangan wilayah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Lomba ini menjadi sarana untuk melihat sejauh mana desa, kalurahan, dan kelurahan mampu mengembangkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Nawacita, Selasa (09/06/2026).
Menurutnya, tahapan paparan memberikan gambaran menyeluruh mengenai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat yang dilakukan masing-masing peserta.
Dalam presentasinya, peserta menampilkan berbagai keunggulan wilayah, termasuk profil daerah, capaian pembangunan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan sumber daya lokal, dan program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.
Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri atas unsur perangkat daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan. Hasil penilaian tersebut akan menjadi salah satu komponen utama dalam menentukan peserta terbaik pada Lomba Desa/Kalurahan dan Kelurahan Tingkat DIY Tahun 2026.
Selain sebagai proses seleksi, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik antardaerah. Berbagai inovasi yang dipresentasikan diharapkan dapat direplikasi oleh wilayah lain guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemda DIY berharap lomba tersebut mampu melahirkan perwakilan terbaik yang unggul dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, serta inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pemenang nantinya akan mewakili DIY pada kompetisi tingkat selanjutnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara