Peduli Lingkungan, Warga Penarukan Bersihkan DAS dan Kumpulkan 187 Kg Sampah

BULELENG Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan warga Kelurahan Penarukan, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, dengan menggelar aksi gotong royong membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jalan Setiabudi, Lingkungan Satria, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Kegiatan tersebut berhasil mengangkut lebih dari 187 kilogram sampah anorganik dari kawasan sungai dan sekitarnya.

Aksi yang melibatkan warga, Pemerintah Kelurahan Penarukan, Komunitas Sungai Watch Station Buleleng, serta Krama Subak Yeh Taluh itu tidak hanya berfokus pada pembersihan sungai, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Lurah Penarukan, Desak Made Susanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian lingkungan sekaligus upaya membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.

“Aksi gotong-royong berhasil mengumpulkan 187 kilogram lebih sampah anorganik dari aliran sungai dan sekitarnya.”

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan, komunitas lingkungan, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna menjaga kebersihan kawasan sungai yang menjadi bagian penting kehidupan warga.

“Semoga dengan kegiatan gotong-royong ini, warga di seputaran Penarukan semakin sadar untuk tidak buang sampah sembarangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sungai Watch yang sudah begitu peduli dan berpartisipasi,” jelasnya.

Pemerintah Kelurahan Penarukan juga berencana memperluas program edukasi lingkungan dengan melibatkan desa adat, banjar, krama subak, serta masyarakat setempat. Selain itu, upaya pengawasan akan diperkuat melalui pemasangan spanduk edukasi dan rencana penyediaan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) di sejumlah titik sungai.

Sementara itu, Station Manager Sungai Watch Buleleng, I Gede Duta Dharma, menjelaskan bahwa organisasinya menjalankan dua metode utama dalam pengelolaan sampah sungai, yakni pemasangan jaring sampah yang dipantau secara rutin serta kegiatan bersih-bersih (clean up) seperti yang dilakukan pada Senin (1/6/2026).

Menurut Duta Dharma, Sungai Watch telah memasang dua jaring sampah di Kelurahan Penarukan. Dari fasilitas tersebut, rata-rata terkumpul sekitar 20 kilogram sampah setiap hari sehingga membantu menjaga kebersihan saluran air sawah dan subak.

“Kami siap berdiskusi lebih lanjut dengan Krama Subak jika dibutuhkan penambahan jaring sampah,” ungkap Duta Dharma.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih bijak dengan memanfaatkan sampah organik sebagai kompos dan menyerahkan sampah anorganik kepada layanan pengangkutan sampah yang tersedia.

“Kalau sudah ada aturan dari Pergub atau Perda tentang pengelolaan sampah di Bali, tolong aturan itu ditaati demi lingkungan kita yang lebih bersih,” pesannya.

Duta Dharma menegaskan pihaknya siap mendukung berbagai program pengelolaan sampah di wilayah tersebut. “Yang penting ada tumpukan sampah, kami siap bantu,” tutup Duta Dharma, sebagaimana diberitakan Koran Jakarta, Selasa, (02/06/2026).

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong sekaligus menciptakan lingkungan sungai yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Penarukan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Isno Baco Ingin Cetak Generasi Desa Pinggang yang Berdaya Saing

PDF đź“„MANGGARAI – Penguatan sumber daya manusia dan pembangunan generasi muda menjadi prioritas yang diusung …

Pilkades Pinggang Memanas, Valerius Isnoho Serukan Demokrasi Damai

PDF đź“„MANGGARAI TIMUR – Komitmen membangun kualitas generasi muda menjadi salah satu fokus yang diusung …

Partisipasi Warga Meningkat, Pilkades Deliserdang Berlangsung Aman

PDF đź“„DELI SERDANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Kabupaten Deli Serdang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *