Jalan Rusak Jadi Sorotan, Pemkab Jepara Siapkan Anggaran Jumbo

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar per tahun, yang disampaikan langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo saat berkantor di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Selasa (05/05/2026).

Program “Bupati Ngantor di Desa” dimanfaatkan sebagai ruang serap aspirasi warga sekaligus evaluasi langsung kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Dalam kegiatan tersebut, Bupati berdialog dengan masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meninjau sejumlah titik pembangunan dan potensi ekonomi lokal.

Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan berbagai persoalan mulai dari infrastruktur jalan, pertanian, pariwisata, pendidikan hingga layanan kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa sejumlah proyek jalan yang sempat tertunda kini tengah memasuki proses tender dan dijadwalkan mulai berjalan kembali pada pertengahan Mei 2026.

“Ruas jalan Pendem–Jenggotan–Dudakawu telah diusulkan ke pemerintah pusat dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp17 miliar pada tahun ini,” jelasnya, sebagaimana diberitakan Viva Jogja, Rabu (06/05/2026).

Selain itu, pembangunan ruas Cepogo–Siculik di Kecamatan Kembang dengan anggaran Rp4,8 miliar juga akan segera direalisasikan. Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki seluruh jalan di Jepara hingga mencapai kondisi optimal diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

“Kita targetkan dalam empat tahun ke depan infrastruktur bisa terselesaikan secara bertahap, baik melalui APBN, APBD, maupun bantuan provinsi,” ujar Witiarso.

Di sektor kesehatan, Pemkab Jepara juga tengah meningkatkan status Puskesmas Kembang menjadi fasilitas rawat inap. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2026 dengan operasional layanan dimulai pada awal 2027.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan pengolahan sampah domestik menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) serta pengembangan UMKM berbasis hidroponik, yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong inovasi lingkungan berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Srikandi Jaga Desa Disiapkan Perkuat Posisi Tawar Petani

PDF đź“„Srikandi Jaga Desa di bawah Abpednas didorong memperluas pendampingan hukum, memperkuat posisi tawar petani …

Koperasi Merah Putih Diharapkan Buka Pasar Baru bagi UMKM dan Petani

PDF đź“„Pelaku UMKM di Purworejo dan petani belimbing di Blitar berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih …

Bank Sampah Berseri Ajak 248 Siswa Bantu Anak Yatim Lewat Sampah

PDF đź“„Sebanyak 248 siswa MIS Al Mukhlisin mengumpulkan sampah anorganik yang hasil penjualannya dimanfaatkan untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *