SUMBAWA BESAR – Pembangunan infrastruktur berbasis desa di Kabupaten Sumbawa menunjukkan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas jalan sepanjang 2025, dengan total puluhan kilometer jalan desa berhasil dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung Program Unggulan (PU) ketiga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa yang menargetkan kemantapan jaringan jalan hingga 80 persen.
“Dengan menggunakan indikator persentase jaringan jalan meliputi jalan kabupaten, jalan usaha tani, jalan produksi pertanian, jalan lingkungan, hingga jalan perdesaan, maka pembangunan infrastruktur pedesaan yang bersumber dari APBDes turut memberikan kontribusi yang cukup signifikan,” ujarnya.
Menurut Ansori, pembangunan jalan desa sepanjang 2025 mencapai sekitar 34 kilometer yang tersebar di 133 desa, meski data tersebut masih bersifat sementara dan belum terkoreksi sepenuhnya.
Selain itu, berdasarkan data dari aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), total anggaran yang dialokasikan dan direalisasikan untuk pembangunan jalan desa mencapai sekitar Rp20,424 miliar.
Tidak hanya jalan desa, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) juga mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun yang sama, JUT yang terbangun mencapai 15,7 kilometer di 77 desa dengan total anggaran sekitar Rp9,45 miliar.
Pembangunan infrastruktur lainnya berupa drainase lingkungan turut menjadi perhatian, dengan total panjang mencapai 6,26 kilometer di 54 desa dan anggaran sekitar Rp6,26 miliar.
Ansori menambahkan, pihaknya akan melakukan rekapitulasi lanjutan pada 2026 setelah seluruh data APBDes terinput dalam Siskeudes. Namun, ia memprediksi pembangunan infrastruktur desa berpotensi mengalami penurunan akibat berkurangnya alokasi anggaran.
“Penurunan ini tentu akan berdampak terhadap capaian pembangunan infrastruktur pedesaan ke depan,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara