APDESI Banten Minta Tambahan Dana Desa

SERANG, DESA – NUSANTARA: Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Banten mengusulkan penambahan alokasi Dana Desa menyusul kebijakan pemotongan anggaran untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pembangunan infrastruktur dasar di desa.

Ketua Karteker DPD APDESI Banten, Rafik Rahmat Taufik, menyampaikan bahwa pengalihan anggaran membuat sejumlah program prioritas desa terancam tertunda.

“Pembangunan jalan desa, jembatan gantung, drainase, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni saat ini terancam tertunda karena sebagian besar dana terserap untuk program koperasi,” ujar Rafik Rahmat Taufik, Minggu (22/2) di Serang.

Menurutnya, infrastruktur dasar merupakan kebutuhan mendesak yang berkaitan langsung dengan mobilitas warga dan kualitas hidup masyarakat desa. Jika alokasi anggaran lebih banyak difokuskan pada penguatan koperasi, dikhawatirkan terjadi ketimpangan dalam pemenuhan kebutuhan pembangunan fisik.

APDESI Banten menilai perlu ada formulasi kebijakan yang lebih proporsional agar penguatan ekonomi melalui koperasi tetap berjalan tanpa mengorbankan pembangunan sarana dasar. Usulan penambahan Dana Desa diharapkan menjadi solusi agar desa tetap memiliki ruang fiskal memadai untuk membiayai program prioritas.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Gerakan Hijau di Desa Selatbaru, Mangrove Ditanam untuk Cegah Abrasi

PDF đź“„BENGKALIS – Upaya mengurangi abrasi di pesisir Desa Selatbaru mendapat dukungan dari mahasiswa Kuliah …

Kerambitan Creative Space Buktikan Festival Desa Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

PDF đź“„TABANAN – Penyelenggaraan Kerambitan Creative Space 2026 di Lapangan Umum Desa Kerambitan, Kabupaten Tabanan, …

Pengelolaan Lingkungan Diminta Hasilkan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

PDF đź“„JAKARTA – Transformasi pengelolaan lingkungan menjadi sektor yang mampu menghasilkan nilai ekonomi terus didorong …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *