Menkeu: Impor 105 Ribu Pikap Tak Bebani Fiskal

JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan rencana impor 105.000 unit mobil pikap oleh PT Agrinas Pangan Nusantara guna mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tidak akan membebani kondisi fiskal negara.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons kekhawatiran publik terkait dampak pengadaan kendaraan operasional dalam skala besar terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara. Menurut Purbaya, pembiayaan program tersebut tidak bersumber langsung dari pos belanja negara dalam satu tahun anggaran.

Ia menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih memperoleh dukungan pendanaan melalui skema pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selanjutnya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia akan mencicil kewajiban pinjaman tersebut sekitar Rp40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.

Skema tersebut dinilai sebagai upaya menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan program penguatan koperasi desa tetap berjalan. Pemerintah menegaskan bahwa pengadaan kendaraan operasional dimaksudkan untuk menunjang distribusi dan mobilitas usaha koperasi di berbagai wilayah.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Empat Penjabat Kades Cilacap Dilantik, Ini Tantangan yang Menanti

PDF 📄CILACAP – Penurunan alokasi Dana Desa menjadi tantangan bagi pemerintahan desa di Kabupaten Cilacap, …

Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Baru bagi Ekonomi Desa Bontolempangan

PDF 📄GOWA – Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, diharapkan …

11.000 Desa Belum Berlistrik, Pemerintah Bidik Target 2030

PDF 📄KARAWANG – Pemerataan akses listrik di pedesaan menjadi salah satu sasaran pemerintah hingga 2030, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *