Anggaran Dipangkas, Pemkab Sintang Hidupkan Kembali Gotong Royong

SINTANG. DESA – NUSANTARA: Pemangkasan anggaran dari pemerintah berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kondisi tersebut memaksa pemerintah daerah mencari langkah adaptif agar roda pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Dalam situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang mendorong penguatan peran masyarakat hingga ke tingkat paling bawah. Desa, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW) diminta kembali menghidupkan semangat gotong royong sebagai penopang utama pembangunan berbasis komunitas.

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menegaskan bahwa batasan anggaran menuntut perubahan pola kerja yang tidak semata-mata bergantung pada dana pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi modal sosial penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

“Kondisi keuangan kita tidak sedang baik-baik saja. Anggaran berkurang, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat,” kata Ronny usai pelantikan sejumlah kepala desa.

Ia berharap aparatur desa bersama masyarakat dapat mengedepankan kebersamaan dan kemandirian dalam menyikapi tekanan fiskal yang dihadapi daerah. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan nilai-nilai lokal yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Sintang.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Pascabanjir Kuansing, Warga Desa Kembali Bersihkan Permukiman

PDF đź“„KUANTAN SINGINGI – Debit air Sungai Kuantan mulai menurun setelah banjir merendam empat kecamatan …

Bupati Badung Ajak Desa Adat Bersinergi Atasi Sampah Pantai

PDF đź“„BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memperketat pengawasan pengelolaan sampah di sektor hotel, restoran, …

Harga Pupuk Jadi Harapan Utama Petani Saat Panen Raya Tuban

PDF đź“„TUBAN – Panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *