SURABAYA DESA NUSANTARA Pemerintah terus mengarahkan program Bantuan Keuangan Khusus untuk Desa (Bankeususdes)Â sebagai instrumen strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat rukun tetangga (RT). Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata warga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.
Abdul Muluk menjelaskan, Bankeususdes memiliki empat tujuan utama, yakni pembangunan infrastruktur lingkungan RT, pengentasan kemiskinan, peningkatan ekonomi masyarakat dan UMKM, serta penurunan angka stunting.
“Rata-rata ide dari RT memang masih didominasi pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, drainase, dan sarana keamanan. Tapi ada juga yang diarahkan untuk pemberdayaan UMKM dan penanganan stunting,” imbuhnya.
Menurutnya, dominasi usulan infrastruktur tidak terlepas dari kebutuhan dasar masyarakat yang masih memerlukan perbaikan akses jalan, saluran air, dan sarana umum lain yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga. Namun demikian, pemerintah mendorong agar porsi untuk program pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup juga semakin diperluas.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) menilai, pendampingan teknis dan administratif akan terus dilaksanakan, tidak hanya untuk program Bankeususdes, tetapi juga terhadap pengelolaan dana desa lainnya seperti Alokasi Dana Desa (ADD) dan dana transfer pemerintah pusat. Langkah ini diambil agar pengelolaan keuangan desa semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Program Bankeususdes menjadi bagian dari kebijakan pembangunan partisipatif yang mengutamakan inisiatif masyarakat di tingkat paling bawah. Melalui sistem perencanaan yang melibatkan RT, setiap program yang dijalankan diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan nyata warga serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara