Bengkel Desa Karimunting Raup Omzet Minimal Rp500 Ribu Sehari

Bengkel motor Karimunting Mandiri yang dikembangkan melalui kemitraan PLN Peduli dan pemerintah desa menjadi sumber pendapatan sekaligus membuka peluang usaha bagi pemuda setempat.

BENGKAYANG – Bengkel motor Karimunting Mandiri menjadi salah satu penggerak usaha produktif di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Selain melayani kebutuhan perawatan kendaraan warga, usaha yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) itu juga membuka kesempatan kerja bagi pemuda serta mendorong tumbuhnya usaha pendukung.

Bengkel yang berlokasi di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan tersebut mulai beroperasi sejak akhir September 2020. Usaha ini lahir dari kerja sama program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PLN Peduli Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat dengan Pemerintah Desa Karimunting.

Dukungan program tersebut tidak hanya berupa pengembangan usaha, tetapi juga pelatihan keterampilan bagi warga yang dipersiapkan menjadi montir. Tenaga kerja terlatih itu kemudian menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan bengkel sehari-hari.

Kepala Desa Karimunting Iskandar mengatakan, keberadaan bengkel yang turut dikelola pemerintah desa telah memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Usaha tersebut juga menjadi salah satu kebanggaan warga karena mampu menunjukkan potensi kegiatan ekonomi yang dapat dikembangkan dari tingkat desa.

“Omset per hari bengkel yang beroperasi dari pukul 8 pagi hingga 8 malam ini mencapai minimal 500 ribu rupiah, hal tersebut membantu warga untuk terus berupaya mewujudkan kemandirian ekonominya. Tenaga kerja yang dilatih melalui CSR PLN Peduli sangat mendukung operasional lapangan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN Peduli yang membantu pengembangan usaha tersebut.

“Bantuan CSR PLN Peduli ini sangat dirasakan manfaatnya bagi kami, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PLN untuk membantu kami memajukan perekonomian warga,” ujar Iskandar.

Manfaat program juga dirasakan Jeprianto, salah satu peserta pelatihan yang kini terlibat dalam pengelolaan bengkel. Menurutnya, bengkel rata-rata menangani sekitar lima sepeda motor pelanggan setiap hari, dengan jumlah konsumen yang terus bertambah.

“Laba bersih kami di bulan pertama mencapai sekitar 3 juta rupiah dan terus meningkat di bulan selanjutnya. Kami bersyukur semakin banyak pelanggan yang datang dan percaya,” ujarnya.

Pengembangan usaha tidak berhenti pada layanan perbaikan sepeda motor. Jeprianto menyebut pihaknya turut melibatkan pemuda lain untuk membuka usaha pemasangan jok di area bengkel. Langkah tersebut menjadi upaya memperluas kegiatan ekonomi sekaligus memberi kesempatan kepada warga lain untuk memperoleh penghasilan.

“di sini kami juga merangkul pemuda lain untuk ikut serta membuka usaha pemasangan jok di lokasi bengkel, sehingga usaha dapat lebih berkembang dan juga memperluas manfaat yang diperoleh bagi warga desa lainnya.

“Kami terus berupaya untuk menjaga keamanan dan kepuasan konsumen, agar mereka terus kembali ke sini. Kami harap usaha ini dapat terus berkembang dan nantinya mampu merangkul lebih banyak lagi warga untuk ikut memajukan desa dan menggerakkan perekonomian Desa Karimunting,” pungkasnya.

Pengembangan bengkel ini berlangsung di desa yang juga menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Parit Baru Site Bengkayang atau PLTU 3 Kalimantan Barat. Pembangkit tersebut telah beroperasi penuh sejak Juli 2019 dengan dua unit yang memiliki kapasitas total 100 megawatt.

Keberadaan Karimunting Mandiri memperlihatkan bagaimana pelatihan keterampilan dan kemitraan dapat diarahkan menjadi kegiatan ekonomi yang dikelola masyarakat. Dengan menjaga mutu layanan dan memperluas keterlibatan warga, usaha tersebut diharapkan terus berkembang serta memberi kontribusi lebih besar bagi kemandirian ekonomi desa. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Kemendes Perkuat Kapasitas Pengurus BUMDes dan KDMP di NTT

PDF đź“„Kemendes PDT bersama Universitas Indonesia melatih 50 pengelola BUMDes dan KDMP di Sumba Tengah …

Kemasan dan Cerita Produk Jadi Kunci Pengembangan Desa Kreatif Bengkala

PDF đź“„Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat Desa Bengkala mengembangkan potensi budaya Kolok melalui penguatan desain, …

Kedua kutipan langsung dipertahankan tanpa perubahan.

PDF đź“„Bupati Garut mengingatkan 421 kepala desa agar mengelola anggaran lebih dari Rp154 miliar secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *