Mahasiswa Universitas Negeri Semarang melalui program GIAT 17 mendokumentasikan sejarah Desa Sumowono dalam publikasi digital untuk memperluas akses informasi dan menjaga warisan budaya lokal.
SEMARANG – Publikasi digital menjadi salah satu cara untuk menjaga sejarah Desa Sumowono agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Upaya tersebut dilakukan melalui program dokumentasi sejarah desa yang digagas Naila Nitya Qothunnada, mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam program GIAT 17 Desa Sumowono, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Program tersebut diarahkan untuk menghimpun dan menyebarluaskan informasi mengenai perjalanan sejarah Desa Sumowono melalui media digital. Dokumentasi ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang asal-usul desa sekaligus mengenali perkembangan wilayah dan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Inisiatif itu berangkat dari masih terbatasnya dokumentasi sejarah desa dan belum meratanya pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai latar belakang daerah tempat tinggal mereka. Padahal, catatan sejarah tidak hanya merekam peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun identitas masyarakat.
Melalui publikasi digital, informasi sejarah desa dapat disimpan dan disebarluaskan sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenal warisan budaya lokal melalui sumber informasi yang lebih mudah diakses.
Kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-11 mengenai kota dan permukiman berkelanjutan.
Dokumentasi sejarah lokal diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap identitas dan warisan budaya desa. Dengan tersedianya catatan sejarah dalam format digital, pengetahuan mengenai perjalanan Desa Sumowono diharapkan tidak hilang di tengah perubahan zaman. []
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara