Warga Desa Dauri menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan kepada pemerintah, mulai dari jalan tani dan jalan lingkar hingga peningkatan fasilitas pendidikan yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat desa.
HALMAHERA SELATAN – Warga Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan saat berdialog dengan Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Laos, Rabu (23/9/2026). Aspirasi tersebut mencakup akses pertanian, jalan lingkar, jembatan, fasilitas olahraga, rumah layak huni, hingga kebutuhan pendidikan.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan warga adalah pembangunan jalan tani sepanjang 2 kilometer yang tersebar di enam titik. Infrastruktur tersebut diusulkan untuk menunjang akses masyarakat menuju kawasan pertanian di Desa Dauri.
Menanggapi usulan tersebut, Sherly memastikan pembangunan jalan tani masuk dalam rencana program pembangunan tahun 2027.
“Oke, nanti saya buatkan di tahun depan untuk jalan tani desa ini sepanjang 2 kilometer ya,” jawab Sherly Laos menanggapi permintaan warganya, sebagaimana diberitakan Tribun Ternate, Jumat, (25/09/2026).
Selain jalan tani, warga juga mengusulkan pembangunan jalan lingkar sepanjang sekitar 20 kilometer yang diharapkan dapat menghubungkan kawasan-kawasan di wilayah tersebut. Sherly menyampaikan pembangunan jalan lingkar ditargetkan dapat dituntaskan dalam waktu tiga tahun.
Aspirasi warga juga mencakup kebutuhan jembatan, fasilitas olahraga, serta rumah layak huni. Berbagai usulan tersebut menunjukkan kebutuhan pembangunan Desa Dauri tidak hanya berkaitan dengan akses menuju kawasan pertanian, tetapi juga fasilitas penunjang kehidupan masyarakat.
Di bidang pendidikan, perwakilan yayasan menyampaikan kondisi sebuah sekolah swasta di desa tersebut yang masih menghadapi keterbatasan anggaran operasional. Sekolah itu memiliki 32 siswa dan selama ini mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kondisi sekolah tersebut turut menjadi perhatian dalam dialog bersama pemerintah. Sherly kemudian menanyakan kesiapan pihak sekolah apabila status sekolah tersebut diubah menjadi sekolah negeri.
“Mau jadi negeri nggak? Kalau boleh mau negeri? Boleh. Mau jadi negeri?” tanya ibu 3 anak itu.
Dengan berbagai aspirasi yang disampaikan secara langsung, kebutuhan pembangunan Desa Dauri kini mencakup sejumlah sektor, terutama akses pertanian, konektivitas wilayah, fasilitas dasar, serta pendidikan. Rencana pembangunan jalan tani pada 2027 dan target penyelesaian jalan lingkar menjadi tindak lanjut yang disampaikan dalam dialog tersebut, sementara kebutuhan sekolah masih memerlukan proses lanjutan terkait perubahan statusnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara