SIGI – Sebanyak 52 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Desa Kanuna, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), kini mendapatkan akses listrik melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) secara gratis.
Program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut direalisasikan untuk membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik di rumah. Pemeriksaan pelaksanaan bantuan dilakukan Tim PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kamonji di Desa Kanuna, Jumat (11/9/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (11/09/2026).
Team Leader PLN ULP Kamonji Sudirman mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima dan dimanfaatkan masyarakat.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang diberikan benar-benar terealisasi dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima,” kata Team Leader PLN ULP Kamonji Sudirman saat memeriksa realisasi program BPBL di Desa Kanuna, Sigi, Jumat.
Menurut dia, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas sekaligus memeratakan akses energi listrik, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik di rumah.
Bantuan yang diterima warga mencakup pemasangan instalasi listrik rumah, Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan daya listrik PLN, hingga pemberian token listrik perdana. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membuat rumah lebih nyaman, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas harian penerima manfaat.
“Kami berharap penerima manfaat dapat menggunakan dan merawat fasilitas listrik yang telah diberikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat, Maruf, mengatakan bantuan tersebut mengubah kondisi penerangan keluarganya yang sebelumnya masih mengandalkan lampu pelita.
“Saya bersyukur dan berterima kasih. Bantuan listrik ini sangat membantu keluarga. Tadinya kami hanya menggunakan lampu pelita, kini sudah bisa menggunakan listrik,” katanya.
Penerima lainnya, Ela, juga merasakan manfaat serupa. Menurut dia, tersedianya listrik membuat rumah lebih terang dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
“Sangat terbantu, apalagi saya hanya ibu rumah tangga. Adanya program ini, rumah sudah terang dan kami bisa menggunakan listrik untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Dengan tersambungnya listrik ke rumah 52 keluarga tersebut, program BPBL diharapkan dapat meningkatkan kualitas aktivitas masyarakat sekaligus memperluas pemerataan akses energi bagi warga yang sebelumnya belum menikmati layanan listrik. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara