Dari Raung hingga Kopi, Sumberwringin Bidik Juara Desa Wisata

BONDOWOSO – Aktivitas pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Desa Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, hingga mengantarkan desa di lereng Gunung Raung itu masuk 15 besar kategori Desa/Kampung Wisata dalam Wonderful Indonesia Award 2026.

Pencapaian tersebut sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan dari berbagai aktivitas wisata, mulai dari jasa pemandu dan pengangkutan wisatawan hingga pengelolaan penginapan. Sumberwringin kini bersiap menjalani asesmen lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026.

Desa Sumberwringin menjadi satu dari hanya dua desa asal Jawa Timur yang berhasil melaju ke 15 besar setelah bersaing dengan sekitar 6.000 desa wisata dari seluruh Indonesia yang mendaftar sejak Juli 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso Gede Budiawan mengatakan capaian tersebut membuat pendampingan terhadap Sumberwringin diperkuat menjelang tahapan penilaian.

“Hanya ada dua desa dari Jawa Timur, salah satunya Desa Sumberwringin. Karena itu, pendampingan juga akan dilakukan langsung oleh Disbudpar Provinsi Jatim,” ujar Gede Budiawan saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).

Menurut Gede, kekuatan Sumberwringin tidak hanya terletak pada jumlah destinasi yang dimiliki. Aktivitas wisata di desa tersebut dinilai telah membentuk ekosistem yang melibatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

“Wisatawan bisa menikmati destinasi antara sebelum naik ke Ijen. Penilaian ini tidak cuma melihat satu objek, tapi keseluruhan ekosistem di Sumberwringin,” jelasnya.

Salah satu aktivitas yang memberi dampak langsung terhadap pendapatan warga adalah layanan bagi pendaki Gunung Raung. Masyarakat dapat terlibat sebagai pemandu, porter, pengemudi ojek, hingga pengelola homestay.

Pemandu wisata, misalnya, dapat memperoleh pendapatan sekitar Rp350.000 per hari. Dalam paket pendakian dengan durasi minimal dua hari, pendapatan pemandu dapat mencapai sekitar Rp1 juta. Sementara itu, jasa ojek menuju jalur pendakian dikenakan tarif sekitar Rp150.000 sekali perjalanan.

Perputaran ekonomi tersebut tidak hanya berlangsung di lokasi objek wisata, tetapi juga menjangkau warga yang menyediakan kebutuhan pendaki dan wisatawan.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbudpora Bondowoso Intan Puspita Dewi mengatakan capaian Sumberwringin merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Desa tersebut sebelumnya telah masuk 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, 75 besar Desa Wisata Nusantara pada 2024, serta 60 besar ajang serupa pada 2025.

“Tahun ini kita daftar lagi, lolos 30 besar, dan sekarang melangkah ke 15 besar. Selain potensi kegiatan tersebut membuka peluang pekerjaan sekaligus mengubah mata pencaharian sebagian warga. Masyarakat dapat terlibat dalam berbagai aktivitas wisata, bobot penilaian terbesar terletak pada dampak ekonomi terhadap masyarakat,” papar Intan.

Selain aspek ekonomi, tata kelola kegiatan wisata juga menjadi bagian yang dipersiapkan menjelang visitasi tim juri. Pendakian Gunung Raung melalui Sumberwringin telah dilengkapi registrasi secara daring, pengarahan rute sebelum pendakian, serta pengelolaan mitigasi bencana.

“Itu kan sebelum mendaki ada brifieng dulu di Bascamp,” jelas Intan.

Pemerintah desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), dan masyarakat juga menyiapkan administrasi serta bukti fisik untuk memenuhi 10 indikator dan puluhan poin penilaian dalam asesmen.

Potensi Sumberwringin turut diperkuat oleh keberagaman produk wisatanya. Desa tersebut memiliki Jalur Pendakian Klasik Gunung Raung yang menjadi akses menuju Puncak Sejati Gunung Raung, Hutan Pelangi yang dikenal dengan kawasan konservasi Eucalyptus deglupta, serta Teduh Glamping & Camping Area.

Hutan Pelangi merupakan salah satu biosite Ijen Geopark yang diakui UNESCO. Sementara itu, Teduh Glamping & Camping Area menawarkan pengalaman menginap di tengah suasana sejuk dan sebelumnya meraih Juara 5 Lomba Desa Wisata Bersih Jawa Timur 2025.

Sumberwringin juga mengembangkan wisata edukasi kopi yang memperkenalkan kopi Arabika dan Robusta Raung serta proses pengolahannya dari kebun hingga siap diseduh.

Potensi budaya menjadi unsur lain yang memperkaya daya tarik desa. Sumberwringin ditetapkan sebagai Desa Budaya ke-8 di Bondowoso pada 23 Juli 2025 dengan salah satu tradisi yang masih dipertahankan, yakni ritual adat Nyontheng Kolbuk.

Tradisi tersebut merupakan ritual pembersihan sumber mata air bersejarah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat. Rangkaian kegiatannya mencakup tradisi memasak untuk ruwatan yang hanya dilakukan laki-laki, pemotongan kepala kambing, serta prosesi pasangan pengantin menuju sumber mata air untuk mengambil air kolbuk.

Prosesi tersebut diiringi musik tabuhan kejung sehingga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang turut mendukung daya tarik wisata Sumberwringin.

Dengan beragam potensi alam, ekonomi, dan budaya tersebut, Sumberwringin kini menunggu visitasi tim juri pada akhir September 2026. Tahapan itu akan menjadi penentu untuk mengukur kesiapan ekosistem desa wisata tersebut dalam persaingan tingkat nasional, sekaligus menguji sejauh mana pariwisata mampu terus memberikan manfaat bagi masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Tsunami di Pandeglang, Serang, Cilegon

PDF 📄PANDEGLANG – Kesiapan sirene, jalur evakuasi, peta menuju titik aman, hingga keterlibatan relawan menjadi …

Pilkades Kediri 2026, Anggaran Siap tapi Regulasi Belum Terbit

PDF 📄KEDIRI – Sebanyak 47 desa di Kabupaten Kediri menghadapi ketidakpastian jadwal Pemilihan Kepala Desa …

Agen Perlinsos Minim Aktivitas, Beltim Buka Pendaftaran Mandiri

PDF 📄BELITUNG TIMUR – Pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kabupaten Belitung Timur masih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *