Related Articles
JAKARTA – Jaringan BRILink terus diperluas sebagai salah satu sarana untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat perdesaan. Hingga Juni 2026, sebanyak 1,13 juta agen BRILink telah melayani masyarakat di lebih dari 60.753 desa di Indonesia.
Perluasan tersebut tidak hanya meningkatkan keterjangkauan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi pemilik warung, kios pasar, dan pelaku usaha ultra mikro yang menjadi agen BRILink. Sepanjang semester I 2026, jaringan itu mencatat lebih dari 501 juta transaksi dengan volume penjualan mencapai Rp841 triliun.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan pola kemitraan BRILink mengedepankan konsep sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem layanan keuangan.
“Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan yang setara bagi setiap masyarakat untuk tumbuh dan berkembang, tanpa dibatasi oleh letak geografis,” kata Akhmad dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.
Sebagaimana diberitakan Rmol, Selasa, (11/08/2026), BRILink telah berkembang dari sekadar layanan transaksi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang menyediakan berbagai kebutuhan, seperti pembayaran tagihan, pembelian pulsa, layanan asuransi, dan referensi pinjaman.
Jangkauan hingga puluhan ribu desa dinilai memperkuat peran BRILink dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat di daerah. Kehadiran agen juga memungkinkan masyarakat memperoleh layanan keuangan formal tanpa harus mengakses kantor bank secara langsung.
BRI juga menempatkan jaringan BRILink sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan usaha mikro dan memperluas pemerataan akses keuangan.
Bagi agen yang menjalankan usaha kecil, layanan tersebut dapat menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di lingkungan tempat mereka beroperasi. Posisi agen juga semakin strategis karena layanan yang tersedia mencakup kebutuhan transaksi masyarakat sehari-hari.
Ke depan, BRI berencana melanjutkan pendampingan serta edukasi pemanfaatan berbagai fitur layanan kepada agen. Program loyalitas juga disiapkan untuk mendukung keberlangsungan usaha dan meningkatkan kemandirian agen.
Akhmad menilai penguatan jaringan tersebut sejalan dengan upaya memastikan masyarakat di berbagai wilayah memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.
Dengan cakupan layanan yang telah mencapai lebih dari 60 ribu desa, BRILink diharapkan terus menjadi penghubung antara masyarakat perdesaan dan sistem keuangan formal. Penguatan jaringan serta pendampingan yang berkelanjutan diharapkan turut menciptakan aktivitas ekonomi lokal yang lebih inklusif dan merata. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara