Bantuan Pusat Masuk 115 Lokasi, Petani Demak Dibantu Hadapi Kekeringan

DEM​​AK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memperkuat ketahanan sektor pertanian melalui pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi di 115 lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan. Program tersebut diarahkan untuk memastikan pasokan air tetap tersedia selama musim kemarau sekaligus meningkatkan peluang petani memperoleh hasil panen hingga dua sampai tiga kali dalam setahun.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan mengatakan dukungan pemerintah pusat mencakup empat lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), 40 lokasi kegiatan operasi dan pemeliharaan, serta 71 titik Irigasi Perpompaan (IRPOM). Nilai bantuan setiap kegiatan berbeda sesuai jenis program yang dijalankan.

“Bantuan irigasi yang diterima, antara lain ada OPCIT (Operasi dan Pemeliharaan), IRPOM (Irigasi Perpompaan), dan bantuan Blangkon/P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi),” kata Agus di Demak, Selasa.

Sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (11/08/2026), program IRPOM mencakup mesin pompa air dan pipa yang digunakan untuk mengalirkan air dari sumber terdekat menuju sawah yang mengalami kekeringan. Sementara itu, kegiatan operasi dan pemeliharaan ditujukan untuk menata, mengatur, mengeruk sedimen, serta melakukan perbaikan ringan pada saluran agar fungsi pengairan kembali berjalan.

Untuk P3-TGAI, pembangunan saluran irigasi desa dilaksanakan dengan pola tunai dan gotong royong oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Model tersebut membuat masyarakat petani ikut terlibat dalam pembangunan sarana yang langsung mendukung kebutuhan pengairan lahan.

“Dari bantuan yang diterima tersebut, kata dia, nilai bantuan masing-masing proyek kegiatan berbeda-beda. Misal, untuk program Blangkon/P3-TGAI mendapatkan empat titik dengan nilai bantuan masing-masing sebesar Rp123 juta.”

Kemudian program Opcit mendapatkan bantuan di 40 lokasi dengan nilai bantuan masing-masing sebesar Rp100 jutaan, dan Irpom mendapatkan bantuan di 71 titik dengan nilai bantuan setiap lokasi sebesar Rp155,7 juta.

Agus menjelaskan seluruh proyek mulai dikerjakan sejak Juni 2026 melalui pola swakelola kelompok tani. Hingga kini, progres pekerjaan berada pada kisaran 30 hingga 70 persen dan ditargetkan seluruh kegiatan rampung sebelum akhir Desember 2026.

“Diharapkan semua program bantuan pusat kepada kelompok tani tersebut bisa selesai sebelum akhir Desember 2026,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, pembangunan diawali dengan perencanaan teknis dan survei bersama konsultan. Pekerjaan selanjutnya diawasi tim teknis Dinas Pertanian dan Pangan Demak sebagai perwakilan kementerian terkait.

Khusus pembangunan irigasi perpompaan, lahan yang digunakan antara lain berasal dari tanah bengkok desa. Pemanfaatan lahan tersebut dinilai tidak menimbulkan kendala berarti karena infrastrukturnya diarahkan untuk kepentingan petani dan penguatan produksi pertanian.

Selain pembangunan jaringan baru, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan melalui anggaran daerah. Agus berharap keberadaan bantuan pusat dapat memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sedangkan wilayah yang belum tercakup dapat diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Demak.

“Kalaupun saluran irigasi yang terbangun melalui bantuan pusat tersebut belum menjangkau semua areal pertanian, nantinya bisa diusulkan melalui APBD Demak,” ujarnya.

Dengan intervensi di 115 lokasi, pembangunan irigasi tidak hanya ditujukan untuk menghadapi kemarau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan. Pemerintah berharap sarana yang dibangun dapat memperkuat produktivitas sawah dan mendukung target swasembada pangan secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Saentis Punya Fasilitas Baru untuk Olahraga, Keluarga, dan Usaha

PDF 📄DELI SERDANG – Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan di Desa Saentis kini menjadi ruang …

Akta Kelahiran Digital Dipercepat, Desa Jadi Mata Rantai Penting

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah Desa (Pemdes) akan mendapat peran lebih besar dalam memperbarui data kependudukan …

Koperasi Merah Putih Bali Mulai Aktif, Modal Jadi Pekerjaan Rumah

PDF 📄DENPASAR – Sebanyak 174 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bali telah menjalankan usaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *