Peresmian PAUD di TTS Jadi Tonggak Baru Pendidikan Anak Usia Dini

TIMOR TENGAH SELATAN – Gedung Pendidikan Anak Usia Dini Di Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, diresmikan sebagai upaya memperluas akses pendidikan dasar bagi anak usia dini di wilayah terpencil serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan pendidikan berbasis gotong royong.

Peresmian Gedung Kelompok Bermain (KB) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Diakonia Tuameta di Desa Meusin menjadi tonggak baru penguatan layanan pendidikan anak usia dini di wilayah Kecamatan Boking, TTS. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memangkas jarak tempuh anak-anak menuju layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat dasar.

Kegiatan peresmian yang dirangkaikan dengan pelepasan peserta didik tahun ajaran 2025/2026 itu berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah desa, serta tenaga pendidik. Kehadiran masyarakat menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pengembangan pendidikan di tingkat desa.

Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (Kemenko Pangan RI), Simon Petrus Kamlasi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya partisipasi warga dalam pembangunan fasilitas pendidikan. “Saya tidak serta-merta memberikan semuanya. Saya mengajak masyarakat mulai dari kemampuan sendiri. Bantuan hadir untuk memotivasi agar warga merasa memiliki hasil kerja bersama,” tegasnya, sebagaimana dilansir Berita Cendana, Sabtu (20/06/2026).

Menurutnya, pembangunan berbasis kebersamaan menjadi kunci agar fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat terjaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Ia juga berharap lembaga pendidikan tersebut mampu mencetak generasi yang berkarakter dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Meusin, Eliaser Benu, menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas pendidikan tersebut. “Gedung ini adalah anugerah besar. Kini anak-anak bisa belajar tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Kami juga berterima kasih kepada jemaat gereja yang telah menyediakan tempat selama ini,” ucapnya.

Perjalanan panjang pendirian KB PAUD Diakonia Tuameta dimulai sejak 2016 melalui inisiatif masyarakat dan tokoh gereja, kemudian sempat mengalami vakum sebelum kembali aktif dengan dukungan berbagai pihak. Kehadiran gedung baru ini dinilai sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat akses pendidikan di wilayah pedesaan.

Dengan diresmikannya fasilitas tersebut, KB PAUD Diakonia Tuameta diharapkan menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mendidik anak secara akademik, tetapi juga membentuk karakter serta memperkuat nilai kebersamaan masyarakat Desa Meusin dan sekitarnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Aktivitas WNA di Parkir Pura Geger Picu Penertiban Desa Adat

PDF đź“„Desa Adat Peminge memperketat penggunaan area parkir Pura Geger setelah fasilitas tersebut sempat digunakan …

Kesepakatan Damai Tonom-Ibolian Atur Keamanan Warga

PDF đź“„Desa Tonom dan Desa Ibolian di Bolaang Mongondow menyepakati sejumlah langkah untuk menjaga perdamaian, …

Warga Soroti Transparansi Pemilihan BPD Desa Mancang Langkat

PDF đź“„Proses pengisian anggota BPD Desa Mancang, Langkat, mendapat sorotan setelah salah satu calon mengaku …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *