Pemkab Jepara Siap Kembangkan Desa Tanjung Jadi Sentra Gula Aren

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mulai memaksimalkan potensi produksi gula aren di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa. Potensi ratusan pohon aren produktif di wilayah tersebut dinilai mampu menghasilkan omzet hingga belasan juta rupiah per hari apabila didukung sarana produksi yang memadai.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan Desa Tanjung memiliki sumber daya alam yang besar untuk dikembangkan menjadi sentra gula aren di Kabupaten Jepara. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 329 pohon aren produktif dengan hasil sekitar 3.290 liter nira per hari.

“Ini bisa meningkatkan ekonomi di Desa Tanjung. Potensi ini bisa kita manfaatkan dan dikembangkan untuk menopang ekonomi masyarakat,” ungkapnya sebagaimana dilansir Suara Merdeka, Minggu, (17/05/2026).

Menurutnya, setiap pohon aren mampu menghasilkan sekitar 10 liter nira per hari. Apabila seluruh hasil produksi diolah secara maksimal, potensi gula aren yang dihasilkan mencapai 329 kilogram per hari.

Penanggung jawab program bupati untuk Kecamatan Pakis Aji, Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan potensi besar tersebut saat ini belum tergarap optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana produksi di tingkat desa.

“Kami melihat potensi yang belum dimanfaatkan. Dengan potensi sebesar itu, sehari baru mengolah sekitar 560 liter,” jelas Arwin.

Ia menerangkan, dari total potensi 3.290 liter nira per hari, baru sekitar 510 liter yang mampu diolah menjadi gula aren. Sisanya, sekitar 2.730 liter, belum termanfaatkan karena keterbatasan alat produksi.

“Kalau seluruh potensi itu dikelola dengan baik, sehari bisa menghasilkan sekitar 329 kilogram gula aren. Dengan harga pasar saat ini sekitar Rp 40 ribu per kilogram, maka omzetnya bisa mencapai sekitar Rp 13 juta per hari,” terangnya.

Pemkab Jepara pun berencana membantu kebutuhan sarana dan prasarana panen maupun produksi agar kapasitas pengolahan gula aren di Desa Tanjung dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat desa.

“Ini nilai yang sangat besar dan bukan angan-angan. Nah kesenjangan itu akan dibantu pemkab melalui bantuan sarpras panen maupun produksi,” ungkapnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF đź“„TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF đź“„ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF đź“„MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *