Pariwisata Melejit, Sulsel Gaspol Kembangkan Ratusan Desa Wisata

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan penguatan 668 desa wisata sebagai motor baru penggerak ekonomi daerah, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan dan kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).

Pemprov Sulsel menilai pengembangan desa wisata menjadi strategi penting untuk memperluas dampak ekonomi hingga ke tingkat masyarakat desa, terutama melalui penguatan ekonomi kreatif, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta sektor jasa berbasis komunitas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel juga mendorong pengembangan tersebut melalui ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) sebagai sarana peningkatan kualitas destinasi dan daya saing wisata lokal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Jufri Rahman mengatakan tren sektor pariwisata di wilayahnya menunjukkan pertumbuhan positif berdasarkan berbagai indikator.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel pada 2025 mencapai 14.685 orang, meningkat 7,21 persen dibandingkan 2024.

Selain itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga tercatat naik 16,46 persen sepanjang 2025, yang berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di sektor perdagangan, jasa, hingga ekonomi kreatif berbasis lokal.

Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel, khususnya subsektor akomodasi dan makanan minuman, juga mengalami peningkatan dari sekitar 1,2 persen pada 2021 menjadi 1,38 persen pada 2025.

“Hal ini menunjukkan peran strategis pariwisata sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah,” ujar Jufri.

Ia menambahkan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada pelaku usaha besar, tetapi juga membuka ruang kerja luas bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, pengrajin, seniman, serta kelompok sadar wisata di desa.

Pemprov Sulsel juga terus mendorong masuknya berbagai event daerah ke dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) untuk memperkuat daya tarik wisata berkelanjutan.

Capaian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Sulsel pada 2025 turut diperkuat dengan penghargaan dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA). Salah satu putra daerah, Muhammad Ikhwan AM, meraih penghargaan sebagai Local Hero in Tourism, sementara destinasi Puncak Bila di Kabupaten Sidenreng Rappang meraih Juara Harapan III kategori daya tarik wisata terbaik tingkat nasional sebagaimana diwartakan Antara, Jumat, (17/4/2026).

Dengan penguatan 668 desa wisata tersebut, Pemprov Sulsel berharap pertumbuhan ekonomi daerah semakin merata hingga ke wilayah pedesaan dan mampu memperkuat posisi Sulsel sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Paskah Oikumene di Bolsel Tegaskan Harmoni di Tengah Keberagaman Warga

PDF đź“„BOLAANG UKI – Perayaan Paskah Oikumene 2026 yang digelar di kawasan Hunian Tetap (Huntap) …

Ribuan Warga Padati Gebyar Sholawatan di Pancur Bojonegoro

PDF đź“„BOJONEGORO – Tradisi Sedekah Bumi di Desa Pancur, Kecamatan Temayang, tidak lagi sekadar seremoni …

Desa Topanda Resmi Jadi Desa Cantik, Tata Kelola Data Diperkuat

PDF đź“„BULUKUMBA – Pemerintah Desa (Pemdes) Topanda, Kecamatan Rilau Ale, resmi dicanangkan sebagai lokasi program …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *