Kemendes PDT Dorong Daerah Petakan Potensi Desa Lebih Akurat

JAKARTA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk lebih aktif mengidentifikasi potensi desa sebagai dasar pengembangan ekonomi berbasis wilayah, termasuk melalui program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ekspor dan desa wisata.

Langkah tersebut dinilai menjadi kunci dalam mempercepat transformasi ekonomi desa agar tidak hanya bergantung pada sektor primer, tetapi mampu naik kelas menjadi produsen bernilai tambah yang berorientasi pasar global.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam memetakan potensi wilayah masing-masing secara lebih akurat dan terukur.

“Di kami juga ada program desa ekspor BUMDes. Mungkin, dari data itu nanti desa mana yang kita bantu prioritaskan,” katanya sebagaimana dilansir Antara, Kamis, (16/4/2026).

Ia menjelaskan, program desa wisata dirancang tidak hanya sebagai pengembangan sektor pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat agar menjadi pelaku utama dalam pengelolaan potensi lokal di daerahnya.

Menurutnya, desa wisata dapat mendorong perubahan struktur ekonomi desa dari sekadar pemasok bahan baku menjadi produsen yang memiliki daya saing lebih tinggi, termasuk membuka peluang masuk ke pasar internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa.

Selain itu, Kemendes PDT juga menekankan pentingnya pendampingan teknis agar desa-desa, khususnya di wilayah tertinggal, tidak berjalan sendiri dalam proses pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah pusat berharap data potensi desa yang dihimpun pemerintah daerah dapat diintegrasikan dengan berbagai program strategis, sehingga pengembangan ekonomi desa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kemendes PDT juga telah menyiapkan 12 rencana aksi pembangunan desa yang mencakup berbagai sektor, mulai dari penguatan BUMDes, ketahanan pangan, energi dan air desa, hingga hilirisasi produk unggulan desa.

Selain itu, program lain yang didorong meliputi pengembangan desa ekspor, penguatan pemuda pelopor desa, serta sinkronisasi program kementerian dan lembaga yang masuk ke desa.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

90 Desa Pamerkan Produk Unggulan di Indonesian Village Expo 2026

PDF đź“„KOTA BATU – Sebanyak 90 desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari berbagai …

Festival Avenor 2026 Dorong Budaya dan Wisata Ghana

PDF đź“„AKATSI – Masyarakat Avenor di Ghana menjadikan Festival Avenortutodoza 2026 sebagai momentum untuk memperkuat …

48 Bendahara Koperasi Merah Putih Maros Diprioritaskan Ikuti Pelatihan

PDF đź“„MAROS – Kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu aspek yang diperkuat dalam operasionalisasi Koperasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *