Tradisi Bangkit, Desa Wedi Hidupkan Festival Salak

BANGKA BARAT DESA NUSANTARA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membantu memperkuat jaringan perpustakaan desa agar semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami memanfaatkan kegiatan Festival Literasi Tahun 2025 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Babel 19-21 November 2025 di Pangkalpinang untuk memperluas jaringan perpustakaan desa (perpusdes), para pengelola perpusdes kita libatkan agar bertambah wawasan sehingga mampu memperkuat ekosistem literasi di daerah ini,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah di Mentok, Jumat.

Dalam kegiatan itu, DPK Kabupaten Bangka Barat melibatkan desa-desa penerima manfaat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebagai wujud nyata keberhasilan program dalam mendorong inovasi, kreativitas, dan partisipasi masyarakat.

Melalui festival ini, mereka memiliki kesempatan untuk menampilkan praktik baik, produk literasi, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil mereka kembangkan dari perpustakaan desa masing-masing.

“Partisipasi ini menunjukkan perpusdes dapat berperan sebagai pusat pengetahuan sekaligus motor penggerak perubahan sosial, terutama ketika masyarakat diberi ruang untuk berkolaborasi melalui pendekatan inklusif,” katanya.

Ia mengatakan Festival Literasi 2025 menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, menumbuhkan kreativitas, dan memperluas praktik baik literasi dari desa hingga provinsi, demi mewujudkan masyarakat yang cerdas, produktif, dan berdaya saing.

Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan DPK Bangka Barat Eka Octawianto mengatakan keikutsertaan perpusdes TPBIS dalam kegiatan itu menjadi bukti literasi tumbuh kuat ketika masyarakat diberdayakan.

“Melalui perpusdes pengetahuan berubah menjadi aksi, keterampilan, dan kreativitas yang mampu meningkatkan kualitas hidup. Festival ini adalah momentum untuk memperlihatkan bahwa desa-desa Bangka Barat mampu menjadi contoh praktik baik literasi di tingkat provinsi,” katanya.

Sejumlah perpusdes di Bangka barat yang berpartisipasi di kegiatan tersebut, yaitu Perpusdes Ketap, Terentang, Airbelo, Belolaut, Rambat, Kundi, Airputih, dan Teluklimau.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Akses Vital Warga Terancam Putus, Masyarakat Maros Patungan Tambal Jembatan

PDF đŸ“„MAROS – Warga Dusun Kampala, Desa Bonto Matene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan …

Sawah Nujau Hijau Dorong Warga Kembali Bertani Setelah Lama Terbengkalai

PDF đŸ“„BELITUNG TIMUR – Agrowisata Sawah Nujau Hijau di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung …

Potensi Berbeda, Desa Wisata Didorong Bangun Paket Wisata Bersama

PDF đŸ“„SEMARANG – Desa Wisata Diminta Saling Menguatkan untuk Dorong Pariwisata Berkelanjutan Pengembangan desa wisata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *