Dari Kantor Desa Baru hingga Cegah Stunting, Ini Terobosan Kades Tanjung Dalam

KELUANG – Kepala Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Ahmad Riduan, menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di wilayahnya. Berbagai program inovatif terus digulirkan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Salah satu langkah awal yang telah direalisasikan yakni pembangunan dan renovasi Kantor Desa Tanjung Dalam. Inisiatif ini bertujuan agar pelayanan publik di desa tersebut dapat berlangsung lebih optimal, sekaligus memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi.

Tidak berhenti di sektor infrastruktur, Ahmad Riduan juga memprakarsai Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membentuk Koperasi Merah Putih Desa Tanjung Dalam. Pembentukan koperasi ini dianggap sebagai upaya strategis dalam memperkuat sektor perekonomian desa melalui pengelolaan usaha secara kolektif. “Pembentukan koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama pelaku usaha mikro dan petani lokal,” ujar Ahmad Riduan saat diwawancarai, Senin (9/6/25).

Perhatian Riduan juga menyasar sektor kesehatan dan tumbuh kembang anak. Ia secara rutin melaksanakan program pemberian makanan tambahan bergizi bagi balita, yang mencakup distribusi susu, telur, dan makanan sehat lainnya. Program ini diharapkan mampu menunjang pertumbuhan anak dan mencegah stunting sejak usia dini. “Pemberian makanan tambahan bergizi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan balita agar lebih baik dan mencegah stunting sejak dini,” tegasnya.

Selain itu, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga kurang mampu tetap menjadi prioritas. Program ini dinilai penting untuk membantu keluarga yang terdampak kondisi ekonomi, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok. “BLT tetap kami salurkan secara berkala kepada warga yang memenuhi kriteria, agar mereka bisa memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” tambah Riduan.

Melalui berbagai langkah konkret tersebut, Ahmad Riduan berharap pembangunan Desa Tanjung Dalam tidak hanya berdampak pada aspek fisik semata, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh. []

Redaksi10

About Rara sadega

Check Also

Sektor Pertanian Masih Dominan, Desa Gadding Butuh Regenerasi Petani

PDF 📄SUMENEP – Rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian menjadi tantangan serius …

Pemerintah Optimalkan Lahan Tidur Demi Tingkatkan Produksi Pangan Kupang

PDF 📄KUPANG – Program pencetakan sawah baru seluas 77 hektare mulai direalisasikan di Desa Oelatimo, …

Ribuan Hektare Pertanian Organik Mulai Dikembangkan dari Desa Ketapang

PDF 📄SEMARANG – Pengembangan pertanian organik di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang terus menunjukkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *