Meriahkan HUT ke-43, Desa Sialang Rindang Gelar Kirab Budaya dan Sedekah Bumi

ROKAN HULU — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43, Pemerintah Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menggelar Kirab Budaya Sedekah Bumi. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (05/07) siang itu juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Besar Islam 10 Muharram 1447 Hijriah.

Kirab Budaya Sedekah Bumi ini disambut meriah oleh masyarakat. Ratusan hingga ribuan warga setempat serta masyarakat dari desa-desa tetangga turut hadir dan meramaikan acara. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk menyaksikan arak-arakan hasil bumi petani setempat, yang dikenal dengan sebutan Jolen.

Para petani dengan penuh semangat membawa berbagai hasil panen, seperti padi, buah-buahan, dan sayuran. Semua hasil pertanian tersebut dihias sedemikian rupa sebelum diarak menyusuri jalan-jalan kampung. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang melimpah sepanjang tahun.

Kepala Desa Sialang Rindang, Putro Warsono, dalam sambutannya menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan peringatan HUT Desa dan 10 Muharram telah dimulai sejak Jumat (04/07). Kegiatan diawali dengan kerja bakti bersih-bersih makam serta ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur pendiri desa.

“Malam harinya kita gelar Istighosah dan Salawatan bersama. Dan hari ini kita lanjutkan dengan Kirab Budaya Sedekah Bumi, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat, rezeki, dan hasil bumi yang diberikan,” ujar Putro Warsono di hadapan para tamu undangan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa puncak perayaan akan dilangsungkan pada malam hari setelah kirab budaya, dengan kegiatan doa bersama seluruh masyarakat. Sebagai bentuk hiburan rakyat, masyarakat juga akan disuguhkan pagelaran Wayang Kulit, yang telah menjadi tradisi turun-temurun di Desa Sialang Rindang.

“InsyaAllah malam ini kita akan doa bersama, selamatan, sekaligus pagelaran wayang kulit. Kita juga mengundang tokoh masyarakat, pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Rokan Hulu, Ketua IKJR Provinsi Riau H. Sukiman, serta para Kepala Desa tetangga,” tambah Putro.

Kirab Budaya Sedekah Bumi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan antarwarga, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta melestarikan tradisi dan budaya lokal yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

“Ini pesta rakyat kita. Setiap tahun selalu meriah. Mudah-mudahan Desa Sialang Rindang makin maju, makin sejahtera,” ucap salah seorang warga dengan penuh semangat.

Warga lainnya juga berharap agar kegiatan seperti ini terus dipertahankan dan bahkan dikembangkan agar dapat menjadi daya tarik budaya dan wisata, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga pengunjung dari luar desa.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, perayaan HUT ke-43 Desa Sialang Rindang tahun ini menjadi cerminan kuatnya jalinan sosial dan nilai-nilai budaya yang tetap lestari di tengah masyarakat modern. Pemerintah Desa berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Redaksi03

About adminfahmi

Check Also

Cihna Titik Nol Batur Let, Upaya Jaga Identitas Leluhur

PDF 📄BANGLI – Upaya pelestarian sejarah dan identitas budaya dilakukan Desa Adat Batur melalui pembangunan …

Seratus Tahun Lahar Batur, Desa Adat Bangun Penanda Sejarah

PDF 📄BANGLI – Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, memulai pembangunan penanda …

Metatah Massal di Badung, Tradisi Sakral yang Ringankan Beban Warga

PDF 📄BADUNG – Tradisi keagamaan metatah massal di Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *