Pembangunan senilai Rp452,3 juta di Kampung Pangrasan dilakukan secara swakelola untuk membantu menahan pergerakan tanah
BOGOR DESA NUSANTARA – Kondisi tebing yang mulai mengancam badan jalan di Kampung Pangrasan, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mendorong pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 240 meter. Infrastruktur tersebut mulai dikerjakan pada Jumat (30/10/2026) untuk membantu menstabilkan tanah dan mengurangi risiko longsor di sekitar jalan serta permukiman.
Bangunan yang direncanakan memiliki lebar 0,30 meter dan tinggi 2,2 meter itu menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa sebesar Rp452,3 juta. Pekerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Kepala Dusun (Kadus) setempat, Muksin, mengatakan pengerjaan diupayakan mengikuti gambar dan spesifikasi teknis, termasuk penggunaan material serta kedalaman fondasi.
“Memang tebing ini perlu diturap karena dikhawatirkan terjadi longsor,” ujar Muksin, sebagaimana diberitakan Harian Sinar Bogor, Jumat, (30/10/2026).
Warga bernama Jejen menyambut pembangunan tersebut karena jarak tebing dengan badan jalan hanya beberapa meter. Ia menyebut kondisi jalan mulai terlihat miring sehingga keberadaan penahan tanah dinilai penting untuk mengurangi potensi pergerakan tanah.
Pembangunan ini diharapkan meningkatkan keamanan akses warga, terutama ketika curah hujan tinggi. Pengawasan mutu pekerjaan dan kesesuaian konstruksi dengan spesifikasi teknis tetap diperlukan agar infrastruktur dapat berfungsi secara optimal. []
Redaksi 1
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara