Jelang Pemungutan Suara, Kesiapan Pilkades 64 Desa Diperketat

Sebanyak 64 desa di Manggarai Barat memasuki tahap akhir persiapan Pemilihan Kepala Desa serentak 2026 dengan perhatian pada keamanan, netralitas aparat, pencegahan konflik, dan perlindungan hak pilih masyarakat.

MANGGARAI BARAT – Sebanyak 64 desa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bersiap melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 29 September 2026. Persiapan memasuki tahap pengamanan lapangan setelah Kepolisian Resor (Polres) Mabar menggelar apel pergeseran personel untuk memastikan proses pemungutan dan penghitungan suara di desa berlangsung aman serta tertib.

Pilkades tersebut diikuti 181 calon kepala desa yang akan bertarung di 64 desa. Besarnya jumlah peserta dan karakteristik geografis sejumlah wilayah menjadi perhatian dalam persiapan pengamanan karena dapat memunculkan dinamika di tingkat masyarakat desa.

Apel pergeseran pasukan digelar di halaman Polres Mabar pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapan akhir sebelum personel ditempatkan di wilayah tugas masing-masing.

Kepala Polres Mabar Christian Kadang mengatakan Pilkades memiliki arti langsung bagi masyarakat karena menentukan kepemimpinan sekaligus arah pembangunan di tingkat desa, sebagaimana diberitakan Pos-Kupang, Minggu, (27/09/2026).

“Pilkades serentak ini merupakan pesta demokrasi tingkat desa yang menentukan arah pembangunan serta kepemimpinan di wilayah basis terdepan,” ujar Christian, Minggu (27/9/2026).

Untuk mendukung pengamanan, Polres Mabar menyiapkan 99 personel. Selain itu, terdapat dukungan 50 personel Brigade Mobil (Brimob), 70 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta 276 personel Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Kesiapan tersebut diarahkan untuk mengawal tahapan pemungutan hingga penghitungan suara. Personel juga diminta memahami kondisi wilayah dan karakter masyarakat di desa tempat mereka bertugas.

Netralitas menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada personel. Aparat diminta tidak berpihak kepada calon kepala desa mana pun selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

“Tugas kita semata-mata adalah memastikan seluruh tahapan berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis,” ungkapnya.

Selain menjaga keamanan, personel diminta berkoordinasi dengan panitia pemilihan kepala desa, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Linmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta unsur masyarakat lainnya.

Koordinasi tersebut disiapkan untuk mendeteksi lebih awal potensi konflik maupun provokasi di tengah masyarakat. Setiap perkembangan situasi di wilayah tugas juga diminta segera dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan atau unsur terkait.

“Jangan pernah meremehkan situasi. Tingkatkan kewaspadaan dan lakukan deteksi dini terhadap setiap potensi konflik atau provokasi di masyarakat,” ujarnya.

Dalam berinteraksi dengan masyarakat desa, personel diarahkan mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis. Tindakan tegas dan terukur tetap disiapkan apabila terjadi tindakan anarkis yang mengganggu pemungutan suara atau mengancam keselamatan jiwa.

Aspek keselamatan personel selama perjalanan menuju lokasi tugas dan ketika berada di tengah masyarakat juga menjadi perhatian dalam persiapan tersebut.

“Kehadiran rekan-rekan di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga TPS, tetapi juga memberikan rasa aman dan tenang bagi warga Manggarai Barat agar dapat menyalurkan hak pilihnya tanpa rasa takut atau intimidasi,” ujarnya.

Dengan tahapan pengamanan yang mulai diterapkan di lapangan, 64 desa di Mabar kini memasuki fase akhir menuju pemungutan suara Pilkades serentak. Kesiapan aparat, koordinasi dengan unsur desa, netralitas, serta deteksi dini diharapkan mendukung masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam suasana aman dan tertib. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Kuning Terendam Banjir, Jalan Nasional Masih Sulit Dilalui

PDF 📄Banjir yang menggenangi jalan nasional di Desa Kuning, Aceh Tenggara, masih menyisakan genangan hingga …

Potensi Wisata Desa Gunung Malang Dibidik hingga Pasar Mancanegara

PDF 📄Desa Gunung Malang memperkuat pengelolaan potensi wisata alam, budaya, pertanian, dan edukasi sekaligus mendorong …

Dari Homestay hingga Kuliner, GTR Ultra Hidupkan Ekonomi Desa

PDF 📄Ajang Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026 turut membuka aktivitas ekonomi bagi masyarakat Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *