Listrik Desa Nyamuk Menyala Lagi, Gotong Royong Warga Jadi Kunci

Gotong royong warga menjadi bagian penting dalam pemulihan listrik Desa Nyamuk setelah pasokan padam total selama lima hari akibat gangguan mesin pembangkit utama.

KEPULAUAN ANAMBAS – Masyarakat Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), kembali menikmati pasokan listrik 24 jam setelah pemadaman total selama lima hari. Pemulihan tersebut berlangsung setelah dua unit mesin pembangkit pembantu dipasang di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nyamuk dengan dukungan gotong royong warga.

Listrik kembali menyala normal sejak Jumat, 25 September 2026. Dua mesin pembangkit pembantu dengan kapasitas total 150 kilowatt (kW) didatangkan dari Impol dan Ladan untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Nyamuk.

Pemulihan pasokan tidak hanya bergantung pada pemasangan mesin oleh teknisi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Akses menuju lokasi PLTD yang sulit dijangkau membuat masyarakat Desa Nyamuk ikut membantu proses pengangkutan mesin hingga tiba di lokasi pembangkit.

Warga Desa Nyamuk, Junaidi, mengatakan kondisi listrik yang telah kembali menyala selama 24 jam membuat aktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu perlahan kembali normal, sebagaimana diberitakan TribunBatam, Minggu, (27/09/2026).

“Alhamdulillah sudah nyala listrik, sudah 24 jam,” kata Junaidi kepada TribunBatam, Minggu (27/9/2026).

Menurut Junaidi, keterbatasan akses menuju PLTD menjadi tantangan tersendiri dalam membawa dua mesin pembangkit tersebut. Kondisi itu mendorong masyarakat untuk bergotong royong membantu petugas PLN agar mesin dapat segera dipasang.

“Lokasi PLTD cukup sulit dijangkau, kita masyarakat sepakat gotong royong supaya mesin bisa sampai di PLTD,” ujarnya.

Gotong royong tersebut dilakukan setelah pemadaman total selama lima hari mengganggu berbagai aktivitas masyarakat. Sebagian kegiatan yang membutuhkan listrik tidak dapat berjalan secara normal sehingga warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari.

Setelah mesin tiba di lokasi, teknisi PLN menyelesaikan pemasangan dua unit pembangkit pembantu tersebut. Manager PLN Anambas, Fachri, membenarkan kedua mesin telah selesai dipasang dan mulai beroperasi.

“Kedua mesin sudah berjalan, untuk sementara pasokan listrik kembali normal,” kata Fachri.

Pengoperasian dua mesin tersebut untuk sementara menjaga agar kebutuhan listrik masyarakat Desa Nyamuk tetap dapat dilayani. Namun, pasokan yang kembali normal tersebut masih bersifat sementara karena mesin pembantu digunakan setelah mesin pembangkit utama mengalami gangguan.

Fachri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Nyamuk atas pemadaman yang berlangsung selama lima hari. Ia menjelaskan gangguan pada mesin pembangkit utama menyebabkan pasokan listrik tidak dapat berjalan normal.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat selama listrik padam. Saat ini dua mesin pembantu sudah beroperasi dan pasokan listrik sementara kembali normal,” ujar Fachri.

Kembalinya pasokan listrik menjadi pemulihan penting bagi aktivitas masyarakat Desa Nyamuk setelah lima hari mengalami pemadaman total. Dukungan warga dalam mengatasi kendala akses turut mempercepat proses pemasangan mesin pembangkit pembantu sehingga layanan listrik kembali tersedia selama 24 jam. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Kuning Terendam Banjir, Jalan Nasional Masih Sulit Dilalui

PDF 📄Banjir yang menggenangi jalan nasional di Desa Kuning, Aceh Tenggara, masih menyisakan genangan hingga …

Potensi Wisata Desa Gunung Malang Dibidik hingga Pasar Mancanegara

PDF 📄Desa Gunung Malang memperkuat pengelolaan potensi wisata alam, budaya, pertanian, dan edukasi sekaligus mendorong …

Dari Homestay hingga Kuliner, GTR Ultra Hidupkan Ekonomi Desa

PDF 📄Ajang Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026 turut membuka aktivitas ekonomi bagi masyarakat Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *