Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Laugumba, Kabupaten Karo, telah mencapai 49,49 persen dan diproyeksikan menjadi pusat kegiatan usaha untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat desa.
KARO – Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Laugumba, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, telah mencapai 49,49 persen hingga Jumat (25/9/2026). Bangunan seluas 600 meter persegi tersebut disiapkan sebagai wadah kegiatan usaha koperasi sekaligus bagian dari upaya memperkuat potensi ekonomi masyarakat desa.
Gedung KDKMP berukuran 30 x 20 meter itu dibangun di atas lahan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara. Pada pemantauan Jumat petang, pekerjaan memasuki tahap pemasangan keramik lantai pada bagian gerai serta melanjutkan pekerjaan struktur atas.
Perkembangan pembangunan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan operasional KDKMP di Laugumba. Keberadaan koperasi diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga dapat menjadi wadah pengelolaan potensi lokal dan produk usaha masyarakat.
Ketua KDKMP Desa Laugumba, Jecky Bukit, mengatakan proses pendampingan telah berlangsung sejak tahap awal program, termasuk sosialisasi dan musyawarah desa.
“Babinsa Serka Hengki Herawan sudah terlibat sejak sosialisasi, musyawarah desa hingga proses pembangunan gedung KDKMP. Kehadirannya sangat membantu dalam mengawal setiap tahapan pembangunan,” ujar Jecky Bukit.
Sebagaimana diberitakan Kompasiana, Sabtu, (26/09/2026), pembangunan gedung tersebut juga mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 03/Berastagi Kodim 0205/Tanah Karo melalui pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan.
Pendampingan itu merupakan bagian dari keterlibatan kewilayahan dalam mendukung program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa. Dari sisi pembangunan ekonomi, KDKMP di Laugumba diharapkan dapat mengelola potensi lokal dan meningkatkan nilai jual produk unggulan desa.
Danramil 03/Berastagi Mayor Cke Thamrin Vincent Bangun mengatakan keberadaan koperasi diharapkan dapat memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi desa.
“Pengawalan ini merupakan bagian dari tugas Binter kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa binaan. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menjadi salah satu pilar ekonomi yang mandiri, mampu mengelola potensi lokal, meningkatkan nilai jual produk unggulan desa, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi anggota koperasi maupun masyarakat secara luas,” ungkapnya.
Potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui KDKMP mencakup sektor pertanian dan berbagai produk usaha masyarakat. Pengelolaan potensi tersebut menjadi bagian dari harapan agar koperasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Laugumba.
Kepala Desa Laugumba, Benny Bangun, mengatakan keterlibatan Babinsa turut membantu proses pembangunan dan persiapan pengelolaan koperasi di desa.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dari Koramil 03/Berastagi. Serka Hengki Herawan tidak hanya membantu menjaga keamanan, tetapi juga memberikan masukan dalam proses pembangunan maupun pengelolaan organisasi koperasi. Ini menjadi bukti bahwa TNI hadir dan manunggal bersama masyarakat dalam membangun desa,” kata Benny Bangun.
Setelah pembangunan dan pendirian koperasi selesai, pendampingan terhadap KDKMP Laugumba akan dilanjutkan sesuai tugas kewilayahan. Sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan mendukung pengembangan koperasi agar tidak berhenti pada pembangunan gedung, tetapi dapat berkembang menjadi penggerak kegiatan ekonomi desa secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara