Tiga kepala keluarga di Desa Palok, Gayo Lues, terdampak angin puting beliung yang merusak bagian atap rumah mereka, tetapi seluruh korban memilih tetap bertahan di kediaman masing-masing tanpa mengungsi.
GAYO LUES – Tiga kepala keluarga (KK) atau 10 jiwa di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, terdampak angin puting beliung yang merusak tiga rumah warga, Kamis (24/9/2026). Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap atau seng rumah setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Meski rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga yang terdampak juga tidak mengungsi dan memilih tetap bertahan di rumah masing-masing.
Salah satu relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gayo Lues, Abu Mukmin, mengatakan tiga rumah yang terdampak dihuni tiga KK dengan jumlah keseluruhan 10 jiwa.
Menurut Abu, peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Desa Palok. Kondisi tersebut menyebabkan atap atau seng tiga rumah warga terlepas dan mengalami kerusakan berat.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, bahkan para korban angin puting beliung juga tidak mengungsi dan memilih tetap bertahan dirumahnya,” sebutnya, sebagaimana diberitakan Tribun Gayo, Jumat, (25/09/2026).
Sebelum kejadian, sejumlah wilayah di Gayo Lues juga diguyur hujan yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar panik ketika angin puting beliung menerjang kawasan permukiman Desa Palok.
Kerusakan tiga rumah tersebut menjadi dampak langsung bencana terhadap warga desa. Hingga berita ini ditulis, informasi yang tersedia menyebutkan para korban tetap berada di rumah masing-masing dan tidak terdapat laporan korban jiwa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara