DONGGALA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Desa Lero Tatari menjadi momentum bagi Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat untuk mengubah berbagai potensi lokal menjadi sumber penguatan ekonomi warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala mendorong pengembangan desa tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi diarahkan pula pada peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta peluang bagi generasi muda.
Dorongan tersebut disampaikan Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat menghadiri peringatan HUT ke-21 Desa Lero Tatari di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (23/8/2026), sebagaimana diberitakan Tribun Palu, Senin, (24/08/2026).
Dalam kesempatan itu, Vera mengajak Pemdes dan masyarakat menjadikan potensi yang tersedia di desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Menurut dia, pembangunan desa perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar hasilnya memberikan manfaat secara langsung.
“Pembangunan desa harus diarahkan pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Vera menilai pembangunan desa tidak cukup jika hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan kesempatan bagi generasi muda, serta peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan juga perlu menjadi perhatian.
“Potensi yang dimiliki desa jangan hanya menjadi sesuatu yang dibanggakan, tetapi harus dikelola menjadi kekuatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Vera.
Ia juga mengajak masyarakat Lero Tatari untuk mempertahankan semangat berkarya dan berinovasi dengan mencoba berbagai kegiatan baru yang dapat memberikan manfaat bagi desa.
Peringatan HUT ke-21 tersebut mengusung tema “21 Tahun Berkhidmat, Lero Tatari Bermartabat, Berkarya, Berjaya Bersama”. Vera menyebut perjalanan 21 tahun Lero Tatari telah diwarnai berbagai pembangunan dan capaian yang dilakukan pemerintah desa bersama masyarakat, meski masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki secara bersama-sama.
Pemkab Donggala, lanjut Vera, akan terus mendorong setiap desa agar berkembang berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pembangunan desa tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi dan kualitas sumber daya manusia.
Peringatan tersebut turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Donggala, Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Donggala, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Direktur Utama (Dirut) PT RPJ, perwakilan PT PLN, pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), pimpinan PT KONSLA, Camat Sindue beserta jajaran, Kepala Desa (Kades) Lero Tatari dan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lero Tatari, para kepala desa se-Kecamatan Sindue, serta masyarakat Lero Tatari. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara