BREBES – Sebanyak tujuh ibu hamil di Desa Kluwut, Kabupaten Brebes, mengikuti kelas kesehatan yang membahas pemenuhan gizi dan perawatan ibu serta anak selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) sebagai bagian dari upaya mendorong pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Kegiatan tersebut merupakan program Gerakan Ibu Mandiri untuk Anak Sehat 1.000 Hari Pertama Kehidupan (GIMAS 1.000 HPK) yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University di Rumah Anak Sigap, Desa Kluwut, pada Kamis (30/7/2026). Program itu menyasar ibu hamil karena masa kehamilan menjadi salah satu fase penting dalam menentukan tumbuh kembang anak.
Sebagaimana diberitakan Good News From Indonesia, Senin, (24/08/2026), kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai kebutuhan gizi dan kesehatan sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Materi yang diberikan mencakup konsep 1.000 HPK, pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) dan prinsip Isi Piringku, pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, serta Makanan Pendamping ASI (MPASI). Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi agar peserta dapat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi selama kehamilan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Poliklinik Desa (Polindes) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kluwut. Bidan Puskesmas Kluwut, Siti Faizah, turut mendampingi mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University sebagai fasilitator selama sesi berlangsung.
Antusiasme peserta terlihat dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan dalam diskusi. Di antaranya, “Mengapa ASI bisa tidak lancar, apa faktornya?” dan “Makanan apa saja yang harus dihindari selama kehamilan?”. Pertanyaan tersebut kemudian dibahas bersama fasilitator agar peserta memperoleh pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain penyampaian materi secara langsung, peserta juga menerima leaflet yang memuat ringkasan informasi mengenai 1.000 HPK. Bahan tersebut diharapkan dapat membantu ibu hamil mengingat kembali informasi tentang gizi dan kesehatan setelah kegiatan selesai.
Program GIMAS 1.000 HPK dilaksanakan di tengah kondisi stunting yang masih menjadi perhatian di Desa Kluwut. Data yang dikutip dalam naskah menyebut prevalensi stunting di wilayah tersebut mencapai 35,19 persen berdasarkan Tidar et al. (2023).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University berupaya menjadikan peningkatan pengetahuan ibu hamil sebagai salah satu langkah awal pencegahan stunting. Pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki melalui pendampingan langsung kepada masyarakat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara