BNPB Percepat Evakuasi Lansia Korban Gempa dari Wilayah Terpencil

SIKKA – Seorang warga lanjut usia (lansia) dari Desa Nitunhlea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dievakuasi melalui jalur udara ke Maumere untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut setelah mengalami cedera akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo. Evakuasi Yohanis Riba (75) dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (23/8/2026) dari wilayah kepulauan yang sulit dijangkau menuju fasilitas kesehatan dengan sarana lebih memadai.

Evakuasi tersebut dilakukan setelah Yohanis sebelumnya mendapat perawatan awal di fasilitas kesehatan setempat. Kondisinya kemudian memerlukan penanganan lanjutan sehingga korban harus dirujuk ke rumah sakit di Maumere.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan evakuasi lintas wilayah menjadi bagian dari penanganan darurat, terutama bagi penyintas yang berada di wilayah kepulauan dan terpencil.

“Evakuasi dilakukan dengan mengedepankan kecepatan dan keselamatan pasien agar penyintas mendapatkan perawatan medis yang lebih optimal,” kata dia, sebagaimana diberitakan Antara, Senin, (24/08/2026).

BNPB mengonfirmasi Yohanis mengalami cedera serius dan memar pada kedua kaki setelah tertimpa reruntuhan bangunan ketika berupaya menyelamatkan diri dari guncangan gempa.

Untuk mempercepat proses pemindahan, BNPB berkolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiagakan helikopter dari Pos Pendamping Nasional (Pospenas) BNPB di Bandara Frans Seda, Maumere. Helikopter tersebut digunakan untuk menjemput Yohanis dari Pulau Palue pada Minggu.

Setelah tiba di Maumere, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere. Yohanis selanjutnya menjalani penanganan intensif oleh tim medis spesialis.

Berton mengatakan penanganan penyintas bencana di wilayah terpencil membutuhkan koordinasi berbagai pihak. Karena itu, BNPB bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, tenaga kesehatan, dan relawan akan terus memperkuat kerja sama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

“Semangat gotong royong menjadi kekuatan bersama untuk membantu para penyintas melewati masa sulit dan secara bertahap kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” demikian Berton. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

90 Pengurus KDKMP Belajar Bisnis Pertanian hingga Digital

PDF 📄BANDUNG – Program magang bagi pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diarahkan …

Kebakaran Sade, Pemerintah Siapkan Restorasi Berbasis Budaya

PDF 📄LOMBOK TENGAH – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan masyarakat mulai mendorong restorasi Desa …

Krisis Air Meluas, Tiga Desa di Pulau Hanaut Dapat Pasokan 9.000 Liter

PDF 📄KOTAWARINGIN TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) harus menggunakan perahu untuk menyalurkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *