Mahasiswa IPB Kenalkan Silase dan Mineral Blok ke Peternak Desa

BANJARNEGARA – Peternak di Desa Mandiraja Wetan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mendapat pelatihan pembuatan silase rumput dan mineral blok sebagai alternatif pemenuhan nutrisi ternak menghadapi musim kemarau. Program tersebut digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Institut Pertanian Bogor (IPB) University melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan.

Pelatihan yang berlangsung Senin (27/7/2026) itu menjadi bagian dari program GEMA LESTARI TANI & LINGKUNGAN yang berada di bawah tema GEMA MANDIRAJA WETAN. Kegiatan diikuti perwakilan masyarakat dan peternak Desa Mandiraja Wetan, Kecamatan Mandiraja.

Sebagaimana diberitakan Good News From Indonesia, Rabu, (19/08/2026), kegiatan tersebut dirancang sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dari kondisi normal.

Berdasarkan pemutakhiran prediksi musim kemarau 2026 yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Juni 2026, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus. Curah hujan selama periode tersebut juga diperkirakan berada pada kategori bawah normal.

Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa KKNT Inovasi IPB University mengenalkan silase berbahan rumput odot kepada peternak. Pakan tersebut dibuat melalui proses fermentasi sehingga dapat menjadi alternatif ketika ketersediaan hijauan segar berkurang selama kemarau.

Rumput odot merupakan varietas rumput gajah (Pennisetum purpureum) yang juga dikenal sebagai Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass. Tanaman tersebut dinilai dapat tumbuh pada musim kemarau dan lahan dengan tingkat kesuburan rendah.

Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University, Halif Akbar, menyampaikan materi mengenai pengertian, manfaat, bahan, peralatan, proses pembuatan, hingga cara pemberian silase kepada ternak. Materi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan silase bersama anggota tim lainnya.

“Membuat silase tidaklah sulit. Kuncinya adalah menjaga kondisi fermentasi tetap baik, mulai dari pemilihan bahan hingga penyimpanan yang rapat sehingga kualitas pakan tetap terjaga,” tutur Halif.

Selain silase, tim juga memperkenalkan mineral blok sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi ternak. Materi tersebut disampaikan Selia Nursyamsiah, anggota KKNT Inovasi dari Fakultas Peternakan IPB University, sekaligus dilanjutkan dengan praktik pembuatannya.

Mineral menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pertumbuhan dan reproduksi ternak. Kekurangan mineral dapat berdampak pada pertumbuhan, konsumsi pakan, kondisi tulang, nafsu makan, hingga kualitas bulu ternak.

Selia menjelaskan, “Kandungan mineral pada hijauan maupun konsentrat umumnya belum mencukupi kebutuhan ternak. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan mineral untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Mineral blok dikembangkan karena bahan-bahan pembuatnya mudah diperoleh, praktis dalam penggunaannya, serta dapat diberikan secara ad libitum sehingga ternak dapat mengonsumsi mineral sesuai dengan kebutuhannya.”

Pengenalan kedua jenis pakan tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan peternak, tetapi juga memberikan pilihan yang relatif praktis dan mudah diterapkan di tingkat desa. Silase dapat menjadi alternatif ketika hijauan sulit diperoleh, sedangkan mineral blok dapat digunakan untuk melengkapi kebutuhan mineral ternak.

Program tersebut sekaligus mendorong masyarakat Desa Mandiraja Wetan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih optimal. Pengetahuan mengenai pengelolaan pakan diharapkan membantu peternak mempertahankan pemenuhan nutrisi ternak ketika menghadapi periode kemarau yang lebih panjang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF 📄TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF 📄ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF 📄MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *